• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 29 November 2022

Kediri Raya

Peringati Harlah, NU Kota Blitar Ziarah ke Makam Bung Karno dan Muassis

Peringati Harlah, NU Kota Blitar Ziarah ke Makam Bung Karno dan Muassis
Nahdliyin di Kota Blitar saat ziarah makam muassis dalam rangka Harlah NU, Kamis (17/02/2022). (Foto: Imam Kusnin Ahmad)
Nahdliyin di Kota Blitar saat ziarah makam muassis dalam rangka Harlah NU, Kamis (17/02/2022). (Foto: Imam Kusnin Ahmad)

Blitar, NU Online Jatim

Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) menjadi momentum tersendiri bagi segenap pengurus di tingkatan wilayah hingga cabang seluruh Indonesia, tak terkecuali Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Blitar.

 

Diketahui, di tahun 2022 ini NU merayakan Harlah yang ke-96 dalam hitungan kalender masehi. Sedangkan dalam kalender hijriyah, bertepatan dengan tahun 1443 Hijriyah, usia NU sudah menginjak 99 tahun.

 

PCNU Kota Blitar dalam momentum Harlah NU tahun ini melaksanakan beberapa agenda kegiatan sejak 31 Januari lalu, atau bertepatan dengan harlah NU pada hitungan masehi.

 

Salah satu tradisi rutin PCNU Kota Blitar untuk memperingati Harlah NU setiap tahunnya adalah dengan menziarahi makam muassis atau pendiri NU di kota setempat, Kamis (17/02/2022) sore.

 

Acara yang dimulai setelah dzuhur tersebut, diikuti oleh peserta ziarah dari seluruh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah di semua tingkatan serta seluruh elemen NU baik Lembaga maupun Banom NU di bawah PCNU Kota Blitar.

 

Pemberangkatan acara dibuka oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Blitar, Kiai Habib Bawafi. Pemberangkatan dilaksanakan di halaman Kantor PCNU Kota Blitar, Jalan Cisadane, Kelurahan Bendo, Kota Blitar.

 

Kiai Habib Bawafi menuturkan bahwa tujuan ziarah makam muassis NU mendoakan serta meneladani kegigihan, kekokohan, dan militansi para pendiri jamiyah.

 

“Kegigihan, kekokohan, dan militansi para muassis patut kita teladani dalam berkhidmat sehingga terwujudnya Fikrah, Amaliyah, Harakah, dan Ghiroh Nahdliyah,” terangnya.

 

Kedua, acara tersebut guna mensyukuri nikmat Allah karena NU di usia 99 tahun selalu mendapat berkah, di antaranya tegaknya NKRI, Pancasila serta penyebaran Ajaran Islam yang Tawassuth, Tasamuh, Tawazun, dan I’tidal.

 

Menutup sambutannya, Kiai Habib Bawafi juga mengajak untuk menjadikan NU sebagai rumah besar bersama.

 

“Mari jadikan NU sebagai rumah besar kita bersama dalam rangka menyongsong 1 abad usia NU dalam kemandirian jamiyah,” ajaknya.

 

Setelah dibuka oleh Kiai Habib Bawafi, para peserta berangkat dengan pengawalan dari para anggota Banser dan Pagar Nusa di sepanjang perjalanan. Rute pertama pada ziarah kali ini adalah makam dari KH Muhsin yang berlokasi di belakang Masjid Agung Kota Blitar.

 

Setelah itu, perhentian para peserta peziarah adalah makam KH Ma’ruf (Sukorejo), KH Machali (Pakunden), KH Zahid Syafi’i (Dimoro), dan diakhiri di makam Proklamator RI, H Soekarno.

  

Setelah agenda ziarah selesai dilaksanakan, sore harinya para peserta ziarah kembali ke Kantor PCNU Kota Blitar untuk melaksanakan tasyakuran dengan doa bersama serta pemotongan tumpeng oleh Kiai Habib Bawafi diserahkan kepada Rais Syuriyah Kiai Muhtar Lubby. Tampak hadir di acara ini Mustasyar, A’wan, serta Forkopimda dan Forkopimcam.

 

Penulis: Imam Kusnin Ahmad


Editor:

Kediri Raya Terbaru