• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 5 Juli 2022

Kediri Raya

PMII Blitar Gelar PKL Guna Cetak Kader Mujtahid

PMII Blitar Gelar PKL Guna Cetak Kader Mujtahid
Pelatihan Kader Lanjut yang dilaksanakan oleh PC PMII Blitar guna cetak kader mujtahid. (Foto: NOJ/ Pransiska Anggraeni)
Pelatihan Kader Lanjut yang dilaksanakan oleh PC PMII Blitar guna cetak kader mujtahid. (Foto: NOJ/ Pransiska Anggraeni)

Blitar, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Blitar Raya menggelar Pelatihan Kader Lanjut (PKL). Kegiatan ini dipusatkan di Pendopo Islam Nusantara, Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Selasa-Ahad (15-20/02/2022).

 

Kegiatan yang bertajuk 'Peran Nyata PMII dalam Mitigasi Bencana Alam' tersebut diikuti oleh 18 peserta dari sejumlah daerah. Meliputi Blitar, Tulungagung, Kediri, Malang, hingga Surabaya.

 

"PKL merupakan tolak ukur idealnya kaderisasi PMII, mengingat ketercapaian kualitas dan kuantitas kader di Blitar ini dirasa perlu diselenggarakannya PKL," kata Agus Efendi, Ketua PC PMII Blitar Raya saat ditemui NU Online Jatim.

 

Kegiatan yang diselenggarakan selama 6 hari tersebut diisi dengan berbagai materi. Di antaranya materi softskill, ideologi, kedisiplinan, tanggung jawab serta keagamaan, juga ilmu penguatan kapasitas kader.

 

Efendi berharap, penyelenggaraan PKL ini mampu melahirkan kader mujtahid, serta mampu menciptakan manajemen dalam pos-pos strategis sebagai agen of change, sense of crysis, serta social control.

 

"Kader mujtahid hendaknya memiliki peran stakeholder baik internal maupun eksternal, utamanya PMII harus mampu menjadi kader yang siap berkhidmah, dan sigap dalam hal mitigasi bencana alam," jelasnya.

 

Dirinya menegaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pembatasan ketat peserta. Serta diimbau agar acara yang berlangsung selama 6 hari tersebut tetap patuh prokes.

 

“Mengingat lonjakan kasus Covid-19 varian omicron di Blitar cukup pesat,” tandasnya.


Kediri Raya Terbaru