• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 27 September 2022

Parlemen

Harga Telur Anjlok, Warga Blitar Wadul ke Dewan Jatim

Harga Telur Anjlok, Warga Blitar Wadul ke Dewan Jatim
Bambang Rianto saat melakukan agenda reses ke I tahun 2022. (Foto: NOJ/A Toriq)
Bambang Rianto saat melakukan agenda reses ke I tahun 2022. (Foto: NOJ/A Toriq)

Blitar, NU Online Jatim
Masyarakat peternak ayam petelur Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar mengeluhkan harga telur ayam yang hampir satu tahun ini anjlok. Padahal usaha tersebut menjadi tulang punggung mereka untuk dapat bertahan hidup. 
 

Keluhan ini disampaikan langsung kepada anggota DPRD Jawa Timur daerah pilihan Blitar-Tulungagung, Bambang Rianto saat melakukan agenda reses ke I tahun 2022. Ia menuturkan, beban para peternak ayam begitu berat. Sebab, di balik merosotnya harga telur, pakan ayam malah menaik. 
 

"Dapil saya kan daerah ternak ayam petelur, sudah hampir satu tahun ini sudah sangat turun drastis. Mereka sudah sangat merugi, mereka para peternak ini harus bisa menghidupi ayamnya di tengah harga pakan yang tinggi dan rata rata harus menjual aset-aset yang ada," kata Bambang saat ditemui di tempat resesnya, Sabtu (05/02/2022). 
 

Akibat ketidak stabilan harga jual telur, Bambang menuturkan, banyak peternak ayam petelur yang terpaksa gulung tikar. Kondisi tersebut, ia katakan tidak boleh dibiarkan karena akan memperburuk perekonomian di masyarakat. 
 

"Jika dibiarkan terlalu lama akan memperburuk ekonomi, khususnya para peternak telur yang tingkatannya kecil-kecil banyak sekali yang bangkrut, dan gulung tikar," 
 

Politisi dari Hanura ini meminta pemerintah segera menurunkan intervensi kepada para peternak telur. Butuh kebijakan taktis untuk menstabilkan harga jual telur dan harga beli pakan. 
 

"Itu sangat perlu intervensi, bahkan mereka sudah demo ke Jakarta. Salah satunya juga pernah bertemu Presiden Jokowi," ujarnya.


Editor:

Parlemen Terbaru