• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 28 September 2022

Kediri Raya

TGB M Zainul Majdi Sebut Tiga Keistimewaan IAIN Kediri

TGB M Zainul Majdi Sebut Tiga Keistimewaan IAIN Kediri
TGB Muhammad Zainul Majdi, Ketua OIAAI, dalam satu acara di IAIN Kediri. (Foto: NOJ/A Muwaffaq)
TGB Muhammad Zainul Majdi, Ketua OIAAI, dalam satu acara di IAIN Kediri. (Foto: NOJ/A Muwaffaq)

Kediri, NU Online Jatim

Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Indonesia (OIAAI), TGB Muhammad Zainul Majdi menyampaikan tiga keistimewaan IAIN Kediri. Karena itu dia mengaku siap untuk memfasilitasi kerja sama IAIN Kediri dengan perguruan tinggi di Timur Tengah, terutama di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.

 

“Dengan senang hati, saya akan mem-follow up apa-apa saja yang bisa kita kerja samakan dan kami fasilitasi apa-apa saja yang dibutuhkan untuk mencapai harapan bersama,” kata TGB di acara Seminar Nasional mengusung tema Peluang Kerjasama PTKIN di Timur Tengah, Senin, (18/10).

 

Lebih lanjut dia menjelaskan, setidaknya ada tiga keistimewaan IAIN Kediri yang tidak banyak dimiliki oleh perguruan tinggi lain. Pertama, katanya, posisi geografis dan demografi di sekitar IAIN Kediri yang mendukung. Masyarakat Kediri dikenal memiliki semangat keislaman yang sangat tinggi sehingga sudah menyatu karena berada dalam frekuensi yang sama.

 

“Hal itu membuat IAIN Kediri tidak memiliki resistensi. Tidak sedikit perguruan tinggi yang terpaksa menghabiskan energi melakukan kolaborasi dan kesepahaman dengan masyarakat sekitar karena tidak memiliki dukungan sosial. Nah, IAIN Kediri sudah memiliki itu dan sudah sangat kondusif,” terangnya.

 

Kedua, Lingkungan keilmuan yang tertata dan terbangun di Kediri. Hal itu dapat dilihat dari banyak sekali kiai, pesantren, tokoh agama yang memiliki pemahaman yang sangat kuat terhadap khazanah keislaman klasik dan kontemporer. “Faktor ini juga menjadi daya dukung bagi IAIN Kediri berkembang,” papar TGB.

 

Ketiga, papar TGB, IAIN Kediri memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan kapasitasnya yang terus meningkat. Era sekarang, kata dia, sudah tidak relevan lagi menilai kemajuan sebuah perguruan tinggi dari lokasi di pusat atau di daerah. Semua hal yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas bisa diakses oleh semua orang dimanapun dan kapanpun tanpa terbatas jarak, ruang dan waktu.

 

Sangidu, Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM), Sangidu, memaparkan materi merintas kerja sama internasional bagi IAIN Kediri di era global. Dia optimistis IAIN Kediri dengan segala kelebihannya dapat lebih banyak mengirimkan mahasiswa dan dosen untuk belajar bersama di perguruan tinggi Timur Tengah.

 

Wahidul Anam, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Kediri, menyatakan kerja sama yang diharapkan bersifat resiprokal atau saling memberi dan menerima, misalnya pertukaran mahasiswa, dosen, dan peneliti yang dibiayai kedua belah pihak.


Kediri Raya Terbaru