• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 21 Mei 2022

Keislaman

Doa Menghentikan dan Mengalihkan Hujan

Doa Menghentikan dan Mengalihkan Hujan
Dengan doa, hujan bisa dihentikan dan dialihkan ke tempat lain. (Foto: NOJ/Mds)
Dengan doa, hujan bisa dihentikan dan dialihkan ke tempat lain. (Foto: NOJ/Mds)

Pada bulan-bulan ini sejumlah warga tengah menggelar hajatan pernikahan keluarga. Suasana yang diharapkan adalah cuaca bersahabat, terang benderang dan dijauhkan dari hujan.

 

Karena sudah jamak, sanak saudara dan kerabat hingga sahabat akan berpikir ulang untuk datang secara fisik di acara resepsi dan sejenisnya ketika curah hujan tinggi.

 

Menghentikan hujan atau mengalihkan hujan ke tempat yang lain bukanlah semata keinginan pawang hujan. Semua orang berhak menghindarkan dirinya dari kuyuban air hujan. Bisa dengan berlindung di bawah payung, di balik mantel anti hujan, atau meneduh di bawah pohon. Itu adalah pilihan bebas, sebagaimana seseorang juga bebas memohon kepada Allah SWT Yang Memiliki Kuasa atas Segalanya termasuk juga mengatur hujan.

 

Sesungguhnya hal ini pernah dilakukan Rasulullah SAW semasa hidupnya sebagaimana diterangkan dalam Sahih Bukhari yang diriwayatkan oleh Anas. Bahwa suatu ketika, Nabi pernah berdoa:

 

 اللهم حوالينا ولا علينا اللهم على الأكام والظراب وبطون الأودية ومنابت الشجر

 

Allahumma hawalayna wa la ‘alayna, Allahumma alal akami wad thirobi, wa buthunil audiyyati wa manabitis syajari

 

Artinya: Ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami, dan jangan turunkan kepada kami untuk merusak kami. Ya Allah turunkanlah hujan di dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.

 

 

Doa di atas menunjukkan betapa manusia hanya bisa berdoa mengharap belas kasihan ketika berhadapan dengan kekuatan alam yang merupakan tajjaliy dari Allah SWT. Bahkan hanya sekadar mengatur air pun manusia tidak mampu. Oleh karena itu semoga Allah menghindarkan air hujan yang menyebabkan kerusakan, banjir, wabah dan sebagainya.


Editor:

Keislaman Terbaru