• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 10 Agustus 2022

Keislaman

Peristiwa Lain yang Terjadi pada Tanggal 17 Ramadhan

Peristiwa Lain yang Terjadi pada Tanggal 17 Ramadhan
Tanggal 17 Ramadhan memiliki sejumlah peristiwa bersejarah, di antaranya adalah nuzulul quran (Foto: NOJ/Shafaqna)
Tanggal 17 Ramadhan memiliki sejumlah peristiwa bersejarah, di antaranya adalah nuzulul quran (Foto: NOJ/Shafaqna)

Salah satu peristiwa agung di bulan Ramadhan adalah turunnya Al-Qur’an atau populer disebut Nuzulul Qur’an yang waktunya bertepatan dengan malam lailatul qadar atau malam kemuliaan. Allah berfirman dalam surat al-Qadr:


إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ. لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ. تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ. سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ 


Artinya: Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (QS. Al-Qadr 1-5).


Jamak diketahui bahwa peristiwa turunnya Al-Qur’an (Nuzulul Qur’an) diperingati pada malam 17 Ramadhan. Pertanyaannya, adakah peristiwa lain yang terjadi pada tanggal 17 Ramadhan? Kiai Ahmad Abd Hamid Kendal dalam Risalah Siyam mengatakan:


ديني تاڠݢال تمورون ايفون كتاب سوچى القران فونيكا اختلاف انتاويبس ايفون فارا علماء. ميتوروت امام ابن إسحاق اڠݢيه فونيكا تاڠݢال ١٧ رمضان تاهون ٤١ ساكيڠ كلاهيران كنجڠ نبي ، ݢوستي الله داوه ووتن سورة الانفال ٤١ 


Artinya: Bahwa tanggal turunnya kitab suci Al-Quran terdapat perbedaan pendapat antar ulama. Menurut Imam Ibn Ishaq yaitu tanggal 17 Ramadhan tahun ke 41 dari kelahiran Nabi. Allah berfirman:


وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُم مِّن شَيْءٍ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ إِن كُنتُمْ آمَنتُم بِاللَّهِ وَمَا أَنزَلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ


Artinya: Dan ketahuilah, sesungguhnya segala yang kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak yatim, orang miskin dan ibnu sabil, (demikian) jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqan, yaitu pada hari bertemunya dua pasukan. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.


Kiai Ahmad Abd Hamid menafsirkan  يوم التقى الجمعان yaitu hari bertempurnya dua golongan, muslimin dengan musrikin yang dikenal dengan perang Badr, tepatnya tanggal 17 Ramadhan. Kemudian Kiai Ahmad mengutip Imam Ibnu Jarir al-Tabari bersumber dari Sayid Hasan bin Ali:


وأخرج ابْن جرير عَن الحسن بن عَليّ قالَ: كانَت لَيْلَة الفرْقان يَوْم التقى الجَمْعانِ لسبع عشرَة مَضَت من رَمَضان


Artinya: Ibnu Jarir meriwayatkan dari Hasan bin Ali, ia berkata: Malam furqan atau lailatul furqan atau turunnya Al-Quran itu bertepatan dengan tanggal pertempuran antara kaum muslimin dan kaum musrikin (perang Badar) yaitu tanggal 17 Ramadhan tahun kedua Hijrah.


Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa pada malam 17 Ramadhan selain dikenal malam Nuzulul Quran juga merupakan hari bertempurnya dua golongan  يوم التقى الجمعان  yang dikenal dengan perang Badar, sebuah peperangan tak seimbang dalam sejarah Islam, akan tetapi pada akhirnya dimenangkan kaum muslimin.


Meskipun kedua peristiwa di atas berbeda tahun 610 M dan 2 Hijriah, namun peristiwa besar yang jatuh pada tanggal 17 Ramadhan menjadi peristiwa agung dan bersejarah bagi kaum muslimin. Misal wafatnya Sayyidina Ali, Sayyidah Aisyah juga terjadi pada tanggal 17 Ramadhan. Wallahu A'lam.


Editor:

Keislaman Terbaru