• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 4 Desember 2022

Madura

Gus Azmi Cucu Kiai Ridlwan Jelaskan Kekuatan Istikharah di Lambang NU

Gus Azmi Cucu Kiai Ridlwan Jelaskan Kekuatan Istikharah di Lambang NU
Gus Azmi bersama Ketua PCNU Sampang, KH Moh Moh Itqan Bushiri. (Foto: NOJ/Fahromi Nashihuddin)
Gus Azmi bersama Ketua PCNU Sampang, KH Moh Moh Itqan Bushiri. (Foto: NOJ/Fahromi Nashihuddin)

Sampang, NU Online Jatim

KH Sholahuddin Azmi atau Gus Azmi, cucu dari KH Ridlwan Abdullah, pencipta lambang NU, mengungkapkan kekuatan istikharah yang mengiringi penciptaan lambang NU. Hal itu dia sampaikan saat menjadi pemateri dalam sarasehan kader NU bertajuk Bedah Sejarah dan Filosofi Lambang NU untuk Memperkuat Ideologi Ke-NU-an di Auditorium Center Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah, Ketapang, Sampang, Madura, Jumat (31/12/2021).

 

Selain Gus Azmi, hadir di acara tersebut KH Moh Itqan Bushiri selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang serta KH Imam Bukhori dan KH Abdullah Schal yang merupakan cicit dari Syaikhona Kholil Bangkalan, dan pengasuh pesantren selaku tuan rumah, Kiai Ayatullah Mubarok. Acara diikuti 500 kader NU se Kecamatan Ketapang.

 

Muhaki, ketua pelaksana kegiatan, memaparkan, ada beberapa poin penting yang telah disampaikan oleh Gus Azmi. Pertama, terkait sejarah dan filosofi lambang NU, dari pada penjelasan yang tersurat dalam buku lebih banyak yang tersirat.

 

"Menurut KH Sholahuddin Azmi, terkait filosofi dan sejarah lambang NU itu benar ketika itu disampaikan oleh orang yang memiliki silsilah dengan dzurriyah pendiri NU. Artinya, sahih jika disampaikan menurut versinya KH Ridlwan Abdullah," jelasnya.

 

Poin kedua, terkait dialog Gus Azmidengan KH Maimun Zubair pada waktu sepuluh hari sebelum beliau berangkat haji. Mbah Maimun Zubair bertanya, ‘Apakah benar lambang NU yang ditulis di beberapa buku adalah hasil mimpi dari KH Ridlwan Abdullah?."

 

Lantas, Gus Azmi menjawab, "Bahwa simbol lambang bumi yang dikelilingi bintang 9 dengan bintang paling atas terbesar, diperoleh ketika KH Ridlwan Abdullah melakukan istikharah dan dilanjutkan dengan pembacaan wirid."

 

"Di tengah-tengah wirid itu beliau keseliep atau tertidur sejenak, sementara posisi tasbihnya tetap berputar. Pada waktu itulah KH Ridlwan Abdullah melihat bumi yang dikelilingi oleh bintang 9," ujar Muhaki menjelaskan kembali paparan Gus Azmi.

 

Mendengar hal itu, kemudian Mbah Maimun berkata, "Jadi yang ada di buku-buku itu banyak yang keliru karena banyak yang mengatakan lambang NU itu hasil dari mimpi KH Ridlwan Abdullah, yang benar itu adalah hasil istikharah KH Ridlwan Abdullah."

 

Berdasarkan dauh Mbah Maimun Zubair, Gus Azmi menyebutkan bahwa tafsir tentang lambang NU sebagai hasil mimpi harus diubah menjadi hasil istikharah Kiai Ridlwan Abdullah. Karena jika hanya hasil mimpi, tidak mungkin NU bertahan dan besar seperti saat ini.


Madura Terbaru