• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Madura

Kado Hari Santri, NU Sampang Terima Aset Tanah

Kado Hari Santri, NU Sampang Terima Aset Tanah
Rais Syuriah PCNU Sampang KH. Syafiuddin Abdul Wahid saat menerima Surat Tanah NU dari Kepala BPN Sampang Syamsul Hadi, Jum'at (22/10) malam. (Foto: NOJ/ Fahromi)
Rais Syuriah PCNU Sampang KH. Syafiuddin Abdul Wahid saat menerima Surat Tanah NU dari Kepala BPN Sampang Syamsul Hadi, Jum'at (22/10) malam. (Foto: NOJ/ Fahromi)

Sampang, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang mendapat kado Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2021 berupa aset tanah PCNU. Aset tanah tersebut diserahkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat, Jumat (22/10) malam.

 

Hadir dalam kesempatan ini, Rais Syuriah PCNU Sampang KH Syafiuddin Abdul Wahid, Wakil Syuriah PCNU Sampang KH Mahmud Husaini, Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang KH Moh Itqan Bushiri bersama jajarannya serta Kepala BPN Sampang, Syamsul Hadi.

 

Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang KH Moh Itqan Bushiri bersyukur PCNU Sampang bisa melaksanakan resepsi HSN 2021 yang diabadikan dengan penyerahan surat tanah PCNU Sampang dari BPN setempat.

 

"Alhamdulillah, bertahun-tahun kita kerjakan dan kita doakan keluarga besar H Sholeh (waqif) beserta keturunannya, Allah berikan perlindungan, Allah berikan barokah, dan kemudahan dalam segala ibadahnya," ungkapnya.

 

Dalam sambutannya, Kia Itqan juga menjelaskan bahwa pelaksanaan awal HSN tepat pada tanggal 10 Muharram, kemudian tahun 2021 ini tepat terlaksana pada bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.

 

"Mudah-mudahan bertepatan dengan bulan maulid ini, santri kita betul-betul ada seperti yang diharapkan dalam tema HSN tahun ini, yaitu santri siaga jiwa raga," harapnya.

 

Dijelaskan, selain santri siaga jiwa raga mengabdi kepada negara menjaga dan merawat keutuhan NKRI, santri juga siaga jiwa raga memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan sistem kekeluargaan pesantren.

 

"Meski sebagian pesantren ada yang tidak tersentuh informasi Covid-19, namun mereka seperti keluarga, jadi tetap ada isolasi dan alhamdulillah dapat terselesaikan dengan baik karena ada di lingkungan pesantren seperti keluarga," ungkapnya.

 

 

"Mudah-mudahan betul seperti apa yang diharapkan di hari santri ini, santri siaga jiwa raga, jiwa dengan dzikirnya dan raganya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan di lingkungan pesantren," pungkasnya.

 

Penulis: Fahromi Nashihuddin


Editor:

Madura Terbaru