• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 6 Desember 2022

Madura

LAZISNU Madura Raya Fokus Perbaiki Huntara dan Fasum di Lumajang

LAZISNU Madura Raya Fokus Perbaiki Huntara dan Fasum di Lumajang
Rapat koor4dinasi NU Care-LAZISNU Korda Madura di Pamekasan. (Foto: NOJ/Firdausi)
Rapat koor4dinasi NU Care-LAZISNU Korda Madura di Pamekasan. (Foto: NOJ/Firdausi)

Pamekasan, NU Online Jatim
Setelah melakukan penyaluran bantuan pada korban dan warga terdampak erupsi Semeru di Lumajang tahun lalu, NU Peduli bersama NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Koordinator Daerah (Korda) Madura Raya melakukan pertemuan khusus. Kegiatan dipusatkan di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, Selasa (11/01/2022).
 

Hadir pada pertemuan ini perwakilan Bangakan, Abdul Makin; Pamekasan, Nasir; Sampang, Zainuddin, dan Sumenep, Kiai A Quraisyi dan Hakiki.
 

Ketua NU Care-LAZISNU Sumenep, Kiai A Quraisyi menegaskan bahwa LAZISNU Korda Madura Raya sepakat untuk melakukan recovery hunian sementara (huntara) dan fasilitas umum (fasum). Dari kedua jenis tersebut, pihaknya sepakat untuk membangun 4 huntara dan 1 atau 2
mushala pada lembaga pendidikan dengan diberi nama mushala Syaikhona Khalil.
 

“Kegiatan pembangunan akan dimulai pada terminal 2 pertengahan Februari 2022. Sedangkan open donasi akan dimulai serentak dengan tagline sampai berdasarkan estimasi anggaran pembangunan,” ujarnya saat dikonfirmasi NU Online Jatim.
 

Berdasarkan data, lanjutnya, perolehan dana update sementara LAZISNU Sumenep Rp152.599.709. Pamekasan, Rp40.000.000. Sampang, Rp49.000.000 dan Bangkalan, Rp50.000.000,-
 

“Dalam pembangunan huntara, kami akan mengikuti arahan dari Pengurus Wilayah (PW) NU Care-LAZISNU Jawa Timur. Insyaallah termin kedua, karena untuk termin pertama sudah ful,” ungkap Kiai Quraisyi.
 

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mutammimah Gapura Timur itu mengutarakan, untuk pembangunan mushala, pihaknya masih menunggu hasil koordinasi dengan PW LAZISNU Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang. Utamanya terkait dengan desain bangunan, RAB dan penentuan tempat.
 

“Ada hal lain yang akan kami garap pasca recovery erupsi untuk penyembuhan trauma anak-anak dan warga sekitar di Lumajang,” pungkasnya.


Editor:

Madura Terbaru