• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 26 Mei 2022

Madura

LFNU Sumenep Kerja Sama dengan KUA Kembangkan Ilmu Falak

LFNU Sumenep Kerja Sama dengan KUA Kembangkan Ilmu Falak
Tim LFNU Sumenep dan KUA Kota Sumenep sedang praktik penggunaan theodolit. (Foto: NOJ/ Firdausi)
Tim LFNU Sumenep dan KUA Kota Sumenep sedang praktik penggunaan theodolit. (Foto: NOJ/ Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul (LFNU) Kabupaten Sumenep menandatangani kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) penggunaan bersama theodolit Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Sumenep, Selasa (11/01/2022).

 

Selain itu, keduanya melaksanakan praktik penggunaan theodolit merek Mysufv. Acara dipusatkan di KUA Kota Sumenep. Hal ini dilakukan guna mengasah dan mengembangkan ilmu falak.

 

Acara tersebut dipandu oleh KH Moh Faqih selaku staf ahli LFNU Sumenep sekaligus pegawai Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumenep. Serta dibantu oleh Fathurrozi, Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) LFNU Jawa Timur.

 

Ketua LFNU Sumenep, Moh Fathor Rois mengutarakan, fungsi alat tersebut di antaranya untuk mengukur arah kiblat. Harga alat bantuan dari Urais Kemenag RI itu sekitar Rp16 juta. 

 

"Agar menemukan keakuratan data, kami juga menggunakan alat pendukung, yaitu istiwaaini, karya Slamet Hambali," ujarnya saat dikonfirmasi NU Online Jatim.

 

Adapun tata cara penggunaannya, lanjutnya, pertama, alat itu diluruskan dengan sinar matahari. Kemudian diputar sekian derajat sesuai azimut kiblat setempat.

 

"Berhubung terkendala cuaca, hasilnya tidak maksimal. Karena langit mendung, sehingga bayang sinar matahari sebagai data utama pengukuran tidak tercipta," terangnya.

 

Fathor Rois menyatakan bahwa pelatihan ini dalam rangka persiapan latihan yang akan diikuti oleh seluruh pegiat ilmu falak, baik di kalangan NU, pesantren, dan perguruan tinggi.

  

"Insya Allah di bulan Februari 2022, pelatihan ini akan dijadikan bagian dari rangkaian semarak Hari Lahir (Harlah) ke-99 NU yang digelar secara serentak," pungkasnya.


Editor:

Madura Terbaru