• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 28 Juni 2022

Madura

Memasuki 9 Tahun, Ini Kiprah Majelis Shalawat Nahjul Musthofa di Sumenep

Memasuki 9 Tahun, Ini Kiprah Majelis Shalawat Nahjul Musthofa di Sumenep
Majelis Shalawat Nahjul Musthofa saat peluncuran milad ke-9 tahun. (Foto: NOJ/Firdaus)
Majelis Shalawat Nahjul Musthofa saat peluncuran milad ke-9 tahun. (Foto: NOJ/Firdaus)

Sumenep, NU Online Jatim
Majelis Shalawat Nahjul Musthofa kini berusia 9 tahun. Majelis yang dinakhodai Kiai Muhammad Tibyan Syuja' bermula dengan membeli seperangkat alat hadrah guna memberikan aktivitas yang positif pada santri dan pemuda serta mensyiarkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) an-Nahdliyah pada warga lewat syiir dan tembang shalawat kontemporer.

 

Kiai Muhammad Tibyan selaku pimpinan, bersyukur bahwa dakwah bil shalawat bisa mengajak warga untuk mencintai Nabi Muhammad SAW.

 

"Jika dulu kami berdakwah dari panggung ke panggung. Kali ini kami bisa berdakwah lewat kanal YouTube yang digawangi oleh adik kami, yakni Lora Ahmad Herzi," kata Wakil Pengasuh Pondok Pesantren
Al-Qarorul Makien Cecce' Laok, Prenduan, Pragaan, Sumenep tersebut.

 

Tak hanya itu, guna mensyukuri usianya yang ke-9, pihaknya meresmikan dan meluncurkan logo milad ke-9 dilakukan di acara maulid Nabi Muhammad SAW di Sarkoju', Prenduan, Pragaan, Selasa (2/10) malam. Kegiatan juga dihadiri ratusan jamaah serta mengundang Al-Habib Ridho BSA selaku penceramah.

 

"Kanal YouTube yang kami rintis sudah dimonetisasi. Selain konten hadrah dan shalawat, kanal kami juga menyajikan ceramah agama dan konten keislaman," terangnya.

 

Kiai muda yang kini menjadi pengurus Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) Sumenep itu menjelaskan filosofi logo tersebut.

 

"Bentuknya angka 9 dan berbentuk huruf nun. Perlambang ini berarti nur Nabi Muhammad SAW. Sebab segala sesuatu yang diciptakan, tentunya berangkat dari nur Rasulullah," ujarnya.

 

Menurut Kiai Tibyan, 9 adalah angka keramat. Sama dengan NU yang memiliki angka 9 yang merupakan angka paling tinggi.

 

"Warnanya hijau yang identik dengan warna kehidupan. NU juga memiliki warna tersebut. Sedangkan tema di Milad tahun ini adalah shalawat is my life," ungkap alumni Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan itu.

 

Di saat yang sama, Ach Subairi Karim  berharap agar majelis shalawat terus berdakwah guna membumikan
shalawat di Desa Merindu atau Prenduan.

 

"Semoga di usia ke 9, Nahjul Musthofa terus memberikan warna yang indah bagi kehidupan warga NU. Baik yang ada di desa dan lainnya," tandas Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep itu.

 

Dan acara juga ditayangkan langsung di kanal YouTube Nahjul Musthofa.


Editor:

Madura Terbaru