• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 28 September 2022

Malang Raya

Arumi Bachsin: PMII Membuat Saya Selalu Muda

Arumi Bachsin: PMII Membuat Saya Selalu Muda
Arumi Bachsin memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus IKA PMII Kota Malang, Sabtu (22/01/2022). (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)
Arumi Bachsin memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus IKA PMII Kota Malang, Sabtu (22/01/2022). (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)

Malang, NU Online Jatim

Pelantikan Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kota Malang dihadiri Arumi Bachsin, Sabtu (22/01/2022). Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak ini merupakan salah satu undangan di antara tokoh lainnya yang hadir di Mini Block Office Balaikota Malang.

 

Arumi juga tercatat pernah mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) PMII di Tulungagung pada tahun 2018 silam.

 

Ia menuturkan, selama berproses di PMII, membuatnya selalu awet muda. Karena selalu berinteraksi dengan para aktivis baik di kampus maupun di manapun berada.

 

"PMII adalah organisasi yang membuat saya merasa selalu muda," kata Arumi.

 

Kala dirinya bepergian ke pusat perbelanjaan tidak jarang disapa oleh para kader PMII. Kendati demikian, Arumi ingin dipanggil dengan sapaan 'mbak' atau 'kakak' dari pada dipanggil 'ibu'. 

 

Baginya, usia 28 tahun belum terlalu tua, sehingga pantas disapa dengan panggilan kakak atau mbak.

 

"Dibandingkan Mas Emil belum tua-tua amat, tapi sudah dipanggil ibu. Maunya dipanggil mbak atau kak," ungkapnya.

 

Arumi mengaku organisasi dengan Tri Motto Dzikir, Fikir, dan Amal Soleh ini mampu menggugah semangat dirinya maupun kader lainnya.

 

"IKA PMII menurut hemat saya powerfull-nya luar biasa dari berbagai sisi," imbuh perempuan yang pernah menjadi model dan pemeran itu.

 

Dari sisi politik, menurutnya, proses demokrasi luar biasa. Dilihat secara kasat mata bisa dibilang PMII merupakan organisasi dihormati, ditakdzimi oleh generasi muda dan penerusnya. Tapi lebih dalam, masa yang ditawarkan luar biasa bukan hanya volume tapi juga kualitas.

  

Dikatakan Arumi, karakter kader PMII  selain mempunyai sifat beraklakul karimah, tetapi juga memberikan kritik saran luar biasa. Sedangkan dari sisi ekonomi, tidak sedikit yang sudah mandiri.

 

"Kita harus bisa membimbing, jadi teladan dan inspirasi," ujar perempuan keturunan Belanda, Jerman dan Palembang, Sumatera Selatan ini.

 

Ia menyebutkan, dari sisi ekonomi wajib menjadi kader mandiri. Karena anak aktivis diprediksi masuk usia mahasiswa mempunyai bonus demografi. Ketika tidak dimaksimalkan sangat disayangkan bagi Indonesia 

 

Arumi melanjutkan, kader PMII harus bisa memfasilitasi menjadi teladan bagi pengurus. Kemudian memperbanyak pergaulan dari berbagai sisi, bukan hanya apa yang dapat, tapi penerus dapat berkontribusi.

 

"Kesuksesan bisa diartikan bermacam-macam. Bisa dari konektifitas untuk mengangkat karir. Bisa juga menyakurlan keluarga dan generasi penerus," jelasnya.

 

Ia menyebutkan, PMII seperti rumah kedua, meskipun perasaan tersebut bisa dibilang karbitan. Karena dirinya mengaku mendampingi suami yang saat itu menjadi Bupati Trnggalek, Arumi masih berusia 21 tahun.

 

Ia menceritakan, kala itu sudah diamanahi sebagai Ketua Dekranasda Pemkab Trenggalek. Di mana masa-masa muda harus berlatih menampilkan diri sisi terbaik membawa nama kota yang dijabat suami pada saat itu.

 

"Saya senang dapat dibimbing, punya komunitas yang berfaedah atau bermanfaat serta berpendidikan," imbuhnya.

 

Diakhir kata, dirinya menutup dengan sebuah pantun asyik. Disambut riuh oleh tamu undangan dan hadirin dengan penuh semangat. "Burung pelikan dimakan hiu, cukup sekian matur thank you," tandas Arumi.

 

Pelantikan IKA PMII Kota Malang ini mengambil tema 'PMII Pemersatu Bangsa: Kreatifitas Ekonomi dan Konsolidasi Demokrasi Menuju Memakmurkan Bersama Bangsa'.

 

Turut hadir dalam pelantikan ini adalah Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IKA PMII, Ahmad Muqowam dan Bendahara Umum PB IKAPMII, Sudarto, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim Gus Shodiq Iskandar, Arumi Bachsin, dan Walikota Malang, H Sutiaji.

 

 

Kemudian ada pula Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Maskuri, Ketua PCNU Kota Malang KH Isroqunnajah, dan beberapa undangan dari organisasi kepemudaan di Kota Malang.


Editor:

Malang Raya Terbaru