• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 23 Mei 2022

Parlemen

Rijalul Ansor Bojonegoro: Saatnya Nahdliyin Memimpin

Rijalul Ansor Bojonegoro: Saatnya Nahdliyin Memimpin
PC Rijalul Ansor Bojonegoro di Pondok Pesantren Modern Al Aly Kalitidu. (Foto: NOJ/A Toriq)
PC Rijalul Ansor Bojonegoro di Pondok Pesantren Modern Al Aly Kalitidu. (Foto: NOJ/A Toriq)

Bojonegoro, NU Online Jatim
Sumbangsih NU terhadap negeri ini begitu besar. Mulai dari pra kemerdekaan, pasca kemerdekaan, bahkan hingga sekarang. Dengan capaian tersebut sudah seharusnya warga NU atau Nahdliyin memimpin negeri ini.
 

Penegasan disampaikan Lukman Hakim dari Pimpinan Cabang (PC) Rijalul Ansor Bojonegoro. Dirinya memberikan dukungan kepada kader NU yang akan menjadi pemimpin. Dan yang sementara ini tengah berproses adalah Gus Muhaimin Iskandar
 

​​​​​​​"Ini saatnya kaum Nahdliyin memimpin. Apalagi saya melihat Gus Muhaimin adalah cicit dari Mbah Bisri Sansuri selaku salah satu pendiri NU, selain tentunya Mbah Hasyim Asyari dan Mbah Wahab Chasbullah," katanya, Ahad (23/01/2022).​​​​​​​
 

Disampaikannya bahwa di Indonesia sendiri suara Nahdliyin berada di tingkat mayoritas. Artinya, dari dulu seharusnya pemimpin Indonesia adalah sosok dari NU. Namun, hingga saat ini hanya KH Abdurrahman Wahid menjadi satu-satunya orang NU yang bisa menduduki kursi RI 1.
 

"Nahdliyin begitu kuat suaranya. Hampir 70 persen penduduk muslim di Indonesia adalah Nahdliyin. Menyelesaikan problem warga NU sama dengan menyelesaikan separuh dari problem bangsa ini," ujarnya. 
 

Dirinya juga menyebut warga NU tetap berkomitmen berada di garda terdepan dalam menjaga ideologi bangsa, hingga mempertahankan keutuhan NKRI. 
 

"Yel-yel kami masih NKRI harga mati. Artinya NU dan kami kader-kader NU masih sangat kuat menjaga NKRI. Menyebarkan paham Ahlussunnah demi membendung paham radikal," tegasnya.
 

Lebih lanjut, sumbangan Gus Muhaimin melalui kebijakan politik dan PKB terhadap NU tidak bisa dipandang sebelah mata. Yang terbaru seperti dana abadi pondok pesantren seperti yang terkandung dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Perpres tersebut diteken pada 2 September 2021.
 

"Banyak politikus PKB yang telah berhasil memberikan dukungannya pada pembangunan NU. Seperti gedung, fasilitas, hingga pemeliharaannya. Oleh karenanya, wajar kalau kami Rijalul Ansor NU Bojonegoro mendukung Gus Muhaimin sebagai presiden. Beliau satu-satunya kader NU yang akan running menuju 2024 nanti," tutupnya.
 

Sebelumnya, dukungan disampaikan keluarga besar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi dan PCNU Sidoarjo.
 


Editor:

Parlemen Terbaru