• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Malang Raya

ISNU Jatim Serahkan Sertifikat Halal kepada Pelaku UKM

ISNU Jatim Serahkan Sertifikat Halal kepada Pelaku UKM
Penyerahan sertifikat halal kepada 8 pelaku UKM di saat Festival Produk Halal ISNU Jatim Bangkit di Gedung Bundar Al-Asy’ari Unisma, Sabtu (01/10/2022). (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)
Penyerahan sertifikat halal kepada 8 pelaku UKM di saat Festival Produk Halal ISNU Jatim Bangkit di Gedung Bundar Al-Asy’ari Unisma, Sabtu (01/10/2022). (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim 

Gubernur Jawa Timur, Hj Khofifah Indar Parawansa didampingi Ketua Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Ali Masykur Musa menyerahkan sertifikat halal kepada delapan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) saat Festival Produk Halal Jatim Bangkit ISNU Jatim di Gedung Bundar Al-Asy’ari Universitas Islam Malang (Unisma), Sabtu (01/10/2022).


Sertifikat tersebut diberikan kepada UKM yang telah melalui sejumlah proses dan pendampingan Proses Produk Halal (PPH) dari ISNU Jatim.


"Hari ini kita menemukan ISNU Produktif, ISNU yang melayani, dan ISNU yang menjawab persoalan umat. Ini adalah format yang kita harapkan. Bagaimana anfa'uhum linnas ada di dalam ekonomi produktif. Mudah-mudahan ini bagian dari penguatan perwujudan nahdlatut tujjar atau kebangkitan pedagang," kata Khofifah.


Ia menjelaskan, apa yang dilakukan ISNU Jatim dalam melakukan pendampingan fasilitas produk halal kepada UKM, terutama konektifitas dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menjadi bagian yang sangat penting.


"Namun, untuk membangun digital ekosistem UMKM, maka harus ditambah konektivitasnya. Selain, mendapat sertifikasi halal juga perlu dilakukan pendampingan pelaku UMKM menuju ranah digital. Kalau melihat prediksi Jack Ma tahun 2030, sebanyak 99 persen UMKM dunia akan berjalan secara online. Selain itu, UMKM dunia tahun 2030 juga 85 persen akan berjalan melalui platform e-commerce. Jadi, PR berikutnya adalah bagaimana digitalisasi UMKM dan menyiapkan platform," ungkapnya.


Sementara itu, Ketua PP ISNU, Ali Masykur Musa menyampaikan, dengan disiapkannya kader-kader PPH melalui ISNU Jatim diharapkan dapat mempermudah akses sertifikasi halal bagi para pelaku usaha mikro dan usaha kecil di Jawa Timur.


"Trend dunia saat ini adalah perubahan dari ekonomi konvensional menuju ekonomi syariah. Maka saat ini, Indonesia harus mempersiapkan untuk dapat menjadi pemain utama dalam pasar ekonomi syariah dunia, bukan hanya menjadi konsumen dalam industri halal saja," tuturnya.


Sebagai informasi, kegiatan ini juga dihadiri Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, Ketua PW ISNU Jawa Timur, H M Mas'ud Said, Bupati Malang, H M Sanusi, Rektor Unisma, H Maskuri Bakri, dan lainnya.


Editor:

Malang Raya Terbaru