• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 8 Agustus 2022

Malang Raya

Mahasiswa Unisma Lolos Finalis Lomba Dai Televisi Nasional

Mahasiswa Unisma Lolos Finalis Lomba Dai Televisi Nasional
Rektor Unisma Prof Maskuri beserta salah satu mahasiswa yang lolos finalis AKSI 2022, M Shoniful Hadi. (22/03) (Foto: NOJ/ Madchan Jazuli)
Rektor Unisma Prof Maskuri beserta salah satu mahasiswa yang lolos finalis AKSI 2022, M Shoniful Hadi. (22/03) (Foto: NOJ/ Madchan Jazuli)

Malang, NU Online Jatim
M Shoniful Hadi, mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) lolos Akademi Sahur Indonesia (Aksi) Indosiar menyisihkan ribuan peserta dari seluruh penjuru Nusantara. Shonif merupakan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Arab, Fakultas Agama Islam yang masih berusia 19 tahun.
 

Ditemui di ruang rektorat Unisma lantai 6, Shonif merasa tidak percaya diri karena usianya masih belia bersama ustadz ustadzah dan santri lainnya yang lolos sudah masuk 24 finalis.
 

"Mungkin agak insecure, bukan hanya santri tapi kiai dan asatidz seluruh Indonesia. Batasan umur insyaallah kalau tidak salah 30-40 tahun. Insyaallah saya sebagai peserta termuda. Saya sendiri kelahiran 18 Januari 2003 jadi sekarang usia saya 19 tahun," kata Shonif, Selasa (22/03/2022).
 

Menurut Shonif, setiap tahun di Indosiar mengadakan audisi Aksi, lalu tahun kedua ada lanjutan ke Aksi Asia. Untuk  pendaftaran sendiri gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia dibuka untuk umum.
 

Ia mendaftarkan diri sebagai peserta dan melewati beberapa proses tahap pemilihan. Pertama dari seleksi pengumpulan video dakwah berdurasi 3 menit. Di mana peserta harus menyampaikan materi dakwah dengan padat.
 

"Akhirnya, dari ribuan peserta seluruh penjuru Indonesia diseleksi. Alhamdulillah lolos dalam seleksi video lanjut menuju ratusan peserta," ungkap pria asal Tumpang Kabupaten Malang ini.
 

Selanjutnya ada tahap zoom, langsung dipantau oleh tim pihak Indosiar yang berasal dari para kiai di Jakarta. Setelah itu dirinya masuk seleksi berkas tentang riwayat sekolah, alumni, pondok, serta pernah mengaji di mana.
 

"Terakhir mendapat kabar ditelepon Indosiar dinyatakan lolos masuk 24 besar yang akan tampil di Indosiar Ramadhan tahun ini," ungkap alumni MA Al Ittihad Poncokusumo Kabupaten Malang tersebut.
 

Shonif mangaku, ini bukan kali pertama dirinya mengikuti event. Sebelum-sebelumnya dirinya sering mengikuti event seperti Syahril Qur'an. Selama berkuliah di Unisma semester 1 sudah meraih 19 kali juara tingkat nasional baik juara 1, 2 atau 3.
 

"Pernah Juara 1 MSQ yang diadakan di UNJ, juga IAIN Cirebon. Terus ada lagi juara khitabah bahasa Arab di Bangkalan," ungkapnya.
 

Ditemui di ruang yang sama, Rektor Unisma, H Maskuri mengungkapkan, ada lebih dari 20 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di kampusnya, salah satunya Jamiyah Qurra' wal Huffadz (JQH). Banyak event nasional yang diikuti, termasuk syahril Qur'an.
 

Pria yang akrab disapa Prof Maskuri ini mengapresiasi capaian mahasiswa yang telah lolos di Aksi 2022. Bekal dari kampus tidak lepas dari kajian pesantren yang telah dilakukan. Seperti di masjid kutubuturots, kitab kuning dan tafsir yang selalu dikembangkan. Apalagi mahasiswa tersebut berlatar belakang di Prodi bahasa Arab, sehingga mendukung sekali.
 

"Ikut bangga, terpilih menjadi nominator dalam finalis Aksi Indosiar dalam model dakwah," paparnya.
 

Pihaknya bakal melakukan pembinaan, di antaranya selama di kampus akan terus memfasilitasi untuk mengikuti event-event nasional maupun internasional.
 

Ketika juara, kampus akan memberikan reward baik SPP dalam satu semester atau berapa dibebaskan. Pemberian tersebut harus berprestasi terlebih dahulu. Karena kalau sudah prestasi, ibarat emas ditaruh dimana saja akan tetap menjadi emas.
 

"Maka di sinilah saya katakan sekarang tidak hanya melihat mahasiswa itu kuliah berada dimana di negeri atau swasta. Tetapi pembinaan jika dilakukan secara terus menerus akan menghasilkan prestasi," tandasnya.
 

 

Sebagai informasi, penampilan seluruh peserta Aksi Indonesia 2022 dinilai langsung oleh sejumlah ulama Indonesia. Di antaranya adalah Ustadz Wijayanto, Ustadz Subki al-Bughury, Ustaz Solmed serta Ustadzah Mamah Dedeh.


Editor:

Malang Raya Terbaru