• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Malang Raya

Pelantikan PCNU Kota Malang Usung Spirit Smart Collaborative

Pelantikan PCNU Kota Malang Usung Spirit Smart Collaborative
Pelantikan PCNU Kota Malang Usung Spirit Smart Collaborative. (Foto: NOJ/ Madchan Jazuli)
Pelantikan PCNU Kota Malang Usung Spirit Smart Collaborative. (Foto: NOJ/ Madchan Jazuli)

Malang, NU Online Jatim
Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Malang masa khidmat 2022-2027 resmi dilantik, Ahad (31/07/2022). Agenda pelantikan yang dipusatkan di di Hotel Aria Gajayana, Malang itu dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya untuk melantik.


Di bawah kepemimpinan Kiai Chamzawi sebagai Rais Syuriyah dan Kiai Isroqunnajah atau Gus Is sebagai Ketua Tanfidziyah, PCNU Kota Malang mengusung spirit Smart Collaborative dengan mengedepankan penguatan kemitraan dengan multipihak.


"Disadari, ini menjadi sebuah keniscayaan. Sehebat apapun organisasi, tanpa didukung dan bermitra dengan banyak pihak, rasanya gerak organisasi menjadi kurang maksimal," ujar Gus Is.


Ia menuturkan, PCNU Kota Malang menganggap perlu menggandeng pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha. “Ditambah lagi unsur masyarakat atau komunitas, media, dan lembaga keuangan, agar organisasi semakin berjalan baik,” tuturnya.


Tak kalah penting, lanjut Gus Is, upaya melakukan pengkaderan demi menumbuhkan generasi unggul di berbagai bidang. Dari hal itu nantinya dilakukan pemetaan berdasarkan keahlian dan penempatan kader-kader terbaik yang profesional di lembaga pemerintah dan non-pemerintah.


"Sehingga, nanti ruh NU semakin mewarnai dalam semua lini kehidupan di negeri ini," terang putra almaghfurlah KH Masduqie Mahfudz tersebut.


Gus Is menambahkan, sebagai organisasi sosial kemasyarakatan terbesar, kekuatan ekonomi juga menjadi salah satu hal yang tidak boleh dikesempingkan. Melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), pihaknya melakukan terobosan program tata kelola zakat, infaq, dan shadaqah menjadi nilai yang produktif.


"Kehadiran LAZISNU ini diupayakan bukan sekadar menjadi lembaga filantropi semata, namun lebih pada upaya membantu mengangkat perekonomian umat," ulasnya.


Oleh karenanya, PCNU Kota Malang mengorganisir dana sosial berbasis waralaba modern dengan sistem keuangan organisasi yang profesional dan akuntabel. Sementara di sisi lain, NU yang dilahirkan oleh para ulama, sudah barang tentu penguatan dari sisi akademik menjadi prioritas dalam aspek lain.


"Yakni dengan melakukan revitalisasi mutu serta kualitas standarisasi pendidikan di bawah LP Ma’arif NU. Termasuk penguatan kader atas pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah yang diwujudkan dengan giat lailatul ijtima dan naharotul ijtima demi menjawab kebutuhan umat yang kian kompleks," tegasnya.


Sebagai lembaga besar, PCNU Kota Malang juga memiliki sejumlah aset yang selama ini masih tidak terdata dengan baik. Karena itu, Gus Is berharap ke depan tugas yang dilakukan adalah melembagakan kearsipan aset-aset NU. Selain itu, juga meningkatkan target sertifikasi atas aset-aset NU, aset yayasan, maupun aset lembaga.


Sementara di bidang dakwah, sesuai dengan tuntutan zaman, NU mulai masif melakukan dakwah secara digital. "Para ustadz hingga kiai-kiai di NU sudah harus mulai memanfaatkan beragam platform media digital menjadi kanal-kanal utamanya untuk syiar agama ke masyarakat," tandasnya.


Diketahui, turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Jenderal PBNU H Syaifullah Yusuf, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, serta Ketua PCNU Kabupaten Malang dan Kota Batu. Hadir pula Walikota Malang Drs Sutiaji, Forkopimda Kota Malang, Rektor Kampus se-Malang, dan tamu undangan lainnya.


Malang Raya Terbaru