• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 2 Oktober 2022

Malang Raya

Pesantren di Malang Meriahkan Kemerdekaan dengan Lomba dan Istighotsah

Pesantren di Malang Meriahkan Kemerdekaan dengan Lomba dan Istighotsah
Pesantren Tahfidz Manbaul Ulum, Malang memeriahkan kemerdekaan dengan upacara, aneka lomba kemerdekaan dan istighotsah. (Foto: NOJ/Agus Ma'ruf)
Pesantren Tahfidz Manbaul Ulum, Malang memeriahkan kemerdekaan dengan upacara, aneka lomba kemerdekaan dan istighotsah. (Foto: NOJ/Agus Ma'ruf)

Malang, NU Online Jatim
Cara berbeda dilakukan Pondok Pesantren Tahfidz Manbaul Ulum, Malang dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia. Yang dilakukan adalah dengan menggelar upacara, aneka lomba kemerdekaan dan ditutup Istighotsah.


"Peringatan 17 Agustus ini menjadi momentum bagi kita untuk terus bersyukur, mengisi kemerdekaan, dan senantiasa bermanfaat untuk orang lain," kata pengasuh pesantren, KH Noor Shodiq Askandar, Rabu (17/08/2022). 


Dirinya berharap agar beragam kegiatan yang dilakukan dalam memeriahkan kemerdekaan RI juga memberikan dampak positif.


Sementara itu Agus Achmad Rifqi Iskandar selaku inspektur upacara menyampaikan beberapa pesan. Di antaranya agar santri senantiasa bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang sering dilupakan. 


“Sebagaimana pesan Al Qur'an bahwa dengan bersyukur, maka Allah akan menambah kenikmatan yang lain, sementara jika kufur maka Allah akan memberikan azab yang pedih,” katanya.


Upacara diikuti seluruh santri yang dipusatkan di halaman pesantren. Pada kesempatan tersebut dinyanyikan pula mars Syubbanul Wathon sebagai lagu pemacu semangat santri dalam mencintai Tanah Air. 


Berikutnya, kegiatan dimeriahkan dengan lomba meliputi lomba balap karung, makan kerupuk, dan futsal sarung.


"Alhamdulillah lomba berjalan meriah dan para santri yang memenangkan lomba mendapatkan hadiah dari panitia sebagai wujud apresiasi semangat,” kata panitia, Muhammad Wildan Habibi. 


Acara ditutup setelah maghrib dengan istighotsah bersama. Dan istighosah juga merupakan kegiatan rutin setiap Rabu malam yang dilaksanakan di Joglo Welas Asih Rumah Sedekah NU yang ada di pesantren setempat.


Penulis: Agus Ma'ruf


Editor:

Malang Raya Terbaru