• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 4 Desember 2022

Matraman

Ansor Ponorogo Gelorakan Gerakan Bangun Desa Jaga Indonesia

Ansor Ponorogo Gelorakan Gerakan Bangun Desa Jaga Indonesia
Gerakan Ansor Bangun Desa Jaga Indonesia.
Gerakan Ansor Bangun Desa Jaga Indonesia.

Ponorogo, NU Online Jatim

Tentu bukan rahasia umum bila kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di desa-desa selalu menjaga para kiainya. Hal itu merupakan tugas pokok dari badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.

 

Guna menjalankan tugas pokoknya dengan baik, GP Ansor Cabang Ponorogo mengintruksikan kepada para kadernya di desa untuk mengintegrasikan pergerakan. Caranya dengan meningkatkan kapasitas diri guna meningkatkan pengawalan terhadap kiai dan amaliyah Ahlussunah Wal Jama'ah Annahdliyah  di desa-desa.

 

Untuk itu, kini GP Ansor Cabang Ponorogo memiliki tagline "Membangun Desa, Menjaga Indonesia". Tujuan untuk membangun integrasi, membangun sanad, melanjutkan perjuangan. Hal itu dikatakan Ketua GP Ansor Cabang Ponorogo, Syamsul Ma'arif.

 

"Kader Ansor dibawah harus meningkatkan kapasitas diri, perlu bekal pengalaman, berjejaring dan seterusnya. Dia harus mengintegrasikan pergerakan, agar menjadikan kiai itu pimpinan. Namun bukan bearti menjadikan kepala desa, tapi menjadi sumber nilai. Nah itu seperti dibangun oleh Walisongo," katanya, Kamis (24/09/2020).

 

Gus Syamsul menuturkan, Ansor merupakan kepanjangan tangan dari NU dalam meneruskan da'wah Walisongo dan para pendiri NU. Sehingga harus menjadikan kiai sebagi sumber nilai. "Kenapa seperti itu karena kita ini, benteng ulama," ungkapnya.

 

Gus Samsul juga mengingatkan kader Ansor supaya tidak melupakan desa sebagai basis umat. Seperti Walisongo yang membangun peradaban dimulai dari desa. “Itu karena kelanjutan dari perjuangan Walisongo, maka NU itu dikembangkan dan di pusatkan berada di desa-desa," pungkasnya.

Editor : Romza


Editor:

Matraman Terbaru