• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 19 April 2024

Matraman

Haul Pesantren Darun Naja Ponorogo Dimeriahkan dengan Bahtsul Masail

Haul Pesantren Darun Naja Ponorogo Dimeriahkan dengan Bahtsul Masail
Bahtsul masail pada acara haul ke-14 Pondok Pesantren Darun Naja, Ponorogo, Ahad (22/01/2023). (Foto: NOJ/Zen M)
Bahtsul masail pada acara haul ke-14 Pondok Pesantren Darun Naja, Ponorogo, Ahad (22/01/2023). (Foto: NOJ/Zen M)

Ponorogo, NU Online Jatim

Pondok Pesantren Darun Naja, Jalen, Ngrukem Mlarak, Ponorogo, menggelar haul ke-14 pada Ahad (22/01/2022). Kegiatan juga diisi dengan bahtsul masail antarpesantren setempat.

 

“Bahtsul masail bertujuan menyemarakkan rangkaian perayaan haul sekaligus bertujuan untuk menjalin silaturahim dan komunikasi antarpondok pesantren di wilayah Ponorogo dan sekitarnya,” kata Kiai Hanif Abdul Ghofur selaku pengasuh pesantren.

 

Kegiatan yang dipusatkan di aula pesantren tersebut diikuti puluhan santri. Mereka merupakan perwakilan dari sejumlah pondok pesantren yang ada.Sedangkan kegiatan berlangsung meriah karena pada gelaran itu diikuti tidak kurang dari 22 pondok pesantren dan perguruan tinggi.

 

Ditegaskan Kiai Hanif Abdul Ghofur, acara sengaja digelar dalam rangka haul pesantren. Selain itu juga bertujuan menjalin silaturahim, komunikasi dari berbagai pesantren yang ada di Ponorogo dan sekitarnya.

 

Diharapkan dari acara ini, tradisi pesantren yang antara lain menjaga warisan kitab klasik tetap lestari. "Kegiatan ini juga untuk menumbuhkan semangat dalam mengkaji khazanah ulama-ulama salaf," katanya.

 

Gus Hanif mengungkap pada acara tersebut juga memiliki tujuan untuk ajang belajar bagi santri menjawab permasalahan umat di era sekarang. Apalagi persoalan keumatan terus dinamis dan harus terus diupdate. "Ini demi membangun sistem bahwa menggali hukum harus secara metode bahtsul masail," terangnya.

 

Ia menambahkan kemeriahan acara tersebut bahkan di luar ekspektasi panitia. Hal itu, karena banyaknya peserta yang hadir. "Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir," tandasnya.

 

Dikemukakan bahwa tradisi haul yang sudah kerap dilakukan di pesantren juga hendaknya diisi dengan bahtsul masail. Hal tersebut penting untuk menjaga khazanah dan menjaga silaturahim dari berbagai pesantren yang ada.


Editor:

Matraman Terbaru