• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 28 Januari 2023

Matraman

Kenang Wafatnya Fatimatus Zuhro, Pelajar NU Trenggalek Gelar Doa Bersama

Kenang Wafatnya Fatimatus Zuhro, Pelajar NU Trenggalek Gelar Doa Bersama
PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek saat gelar Tahlil dan kirim doa bersama untuk mendoakan almarhumah Fatimatus Zuhro, Kamis (11/03/2021). (Foto: NOJ/ Marisa Khoirila).
PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek saat gelar Tahlil dan kirim doa bersama untuk mendoakan almarhumah Fatimatus Zuhro, Kamis (11/03/2021). (Foto: NOJ/ Marisa Khoirila).

Trenggalek, NU Online Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek menggelar tahlil dan kirim doa, Kamis (11/03/2021). Kegiatan ini sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya Fatimatus Zuhro, Ketua PC IPPNU Bangkalan.

 

Kegiatan tahlil dan kirim doa tersebut digelar sebelum acara Rapat Pimpinan (Rapim) Pengurus Ranting (PR) se Kecamatan Pule dimulai. "Sebenarnya ini acara Rapim. Tapi karena hari ini ada saudara kita di Bangkalan (Fatimatus Zuhro) meninggal dunia, maka kita adakan tahlil dan kirim doa atas namanya," kata Jalaludin Fajar, Ketua PAC IPNU Kecamatan Pule.

 

Dirinya kaget ketika melihat foto Fatimatus Zuhro yang masih sangat muda. Menurutnya, seorang aktifis muda seperti Fatimatus patut dijadikan contoh untuk pelajar NU lebih aktif dalam berkidmat di organisasi. Khusunya di NU dengan memanfaatkan masa muda sebaik mungkin.

 

"Dan dudah selayaknya sebagai saudara sesama muslim kita saling mendoakan, apa lagi kita sama-sama pelajar NU," tambahnya.

 

Di forum yang sama, Halimatus Syadiyah, Ketua PAC IPPNU Kecamatan Pule menambahkan, Fatimatus adalah seorang pejuang NU. Ia kemudian mengingatkan pesan KH Hasyim Asy’ari bahwa yang mengurusi NU akan diangap sebagai santrinya. "Semoga dia (almarhumah) khusnul khotimah, dan segala amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT, serta diakui sebagai santri Kiai Hasyim kelak,” harap Mimah.

 

 

Kegiatan ini bertempat di sekretariat PAC IPNU-IPPNU Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Agenda ini diikuti oleh Pengurus Harian (PH) PAC IPNU-IPPNU Pule serta PH Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU se Kecamatan Pule. 

 

Editor: Romza


Editor:

Matraman Terbaru