• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 5 Juli 2022

Matraman

Ketua NU Nganjuk Ajak Tingkatkan Dakwah di Era Digital

Ketua NU Nganjuk Ajak Tingkatkan Dakwah di Era Digital
KH Moh Hasyim Afandi, Ketua NU Nganjuk, saat peletakan batu pertama kantor MWCNU Nganjuk Kota. (Foto: NOJ/Haafidh Nur Siddiq Yusuf)
KH Moh Hasyim Afandi, Ketua NU Nganjuk, saat peletakan batu pertama kantor MWCNU Nganjuk Kota. (Foto: NOJ/Haafidh Nur Siddiq Yusuf)

Nganjuk, NU Online Jatim

KH Moh Hasyim Afandi, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nganjuk, menyampaikan aktivitas dakwah diperlukan sebagai kebutuhan untuk melengkapi jalannya transmisi, perubahan, dan penyebaran ajaran Islam kepada masyarakat. Memasuki era media sosial, konten berbasis digital terbilang tinggi pengaruhnya, khususnya terhadap dakwah.

 

“Perlahan tapi pasti, setiap tahun angka minat masyarakat terhadap konten-konten yang ada di media daring atau yang berbasis platform digital naik 50 persen. Artinya, ada peningkatakan penggunaan media digital di masyarakat,” katanya dalam acara peletakan batu pertama kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Nganjuk Kota pada Rabu (12/01/2021).

 

Abah Hasyim, sapaan akrabnya, menuturkan sebanyak 55 persen penduduk atau 144 juta penduduk Indonesia menggunakan media berplatform digital. Karena itu, dirinya mengajak agar para dai NU beramai-ramai mewarnai media digital dengan dakwah.

 

“Adalah suatu keharusan meski perlu beradaptasi dengan platform dan konten, saya yakin NU bisa,” ujarnya.

 

Jika tidak segera dilakukan, lanjut dosen Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Miftahul ‘Ula (STAIM) ini, bukan tidak mungkin dakwah ala NU akan tertinggal karena kalah dengan dakwah via internet yang justru kini banyak diisi dari luar kalangan NU.

 

Abah Hasyim menkhawatirkan, saat ini ormas selain NU dan Muhammadiyah sudah menunjukkan aktivitas dunia media sosial dan internet yang tidak jarang isinya adalah materi-materi intoleran.

 

“NU di Nganjuk harus meningkatkan daya dakwahnya sehingga dunia dakwah digital tidak didominasi oleh paham radikal,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Abah Hasyim mengatakan bahwa PCNU Nganjuk saat ini sudah menyediakan media center untuk dimanfaatkan bagi percepatan dakwah digital. NU Nganjuk secara perlahan sedang menggelar pelatihan-pelatihan di berbagai tempat untuk mendidik generasi yang dapat terjun di dunia digital.

 

“Kami berharap pengurus NU, utamanya yang muda-muda, IPNU-IPPNU, Ansor, dan lainnya yang memiliki keahlian di bidang media digital, dapat membantu mengisi ruang-ruang digital agar lebih menyejukkan,” pungkasnya.


Matraman Terbaru