• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 9 Agustus 2022

Matraman

Penutupan Asrama Putri Warnai Akhirussanah Pondok Tremas

Penutupan Asrama Putri Warnai Akhirussanah Pondok Tremas
Santri Hubbatunabi melantunkan shalawat untuk mengawali kegiatan penutupan asrama di Pesantren Tremas, Pacitan. (NOJ/Anwar Sanusi)
Santri Hubbatunabi melantunkan shalawat untuk mengawali kegiatan penutupan asrama di Pesantren Tremas, Pacitan. (NOJ/Anwar Sanusi)

Pacitan, NU Online Jatim
Penutupan asrama putri sekaligus mengakhiri kegiatan yang telah berjalan satu tahun pelajaran mewarnai rangkaian agenda akhirussanah Perguruan Islam Pondok Tremas, Pacitan. Sekitar seribu santri putri mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di lapangan belakang asrama putri tersebut, Kamis (17/03/2022) malam.


Pengasuh asrama putri, Hj Lulu' Arifah mengungkapkan bahwa penutupan asrama kali ini bertepatan dengan malam nisfu Sya'ban. Ia juga menganjurkan agar para santri untuk mengamalkan beberapa amalan bulan Sya'ban tersebut. 


"Malam nisfu Sya'ban kita anjurkan untuk melakukan beberapa amalan di antaranya adalah membaca Yasin sebanyak 3 kali. Yang mana ada bacaan pertama kita niatkan semoga dipanjangkan umurnya dalam taat. Yang kedua agar dikaruniai rizki dhahir dan batin. Yang ketiga semoga diberi kebahagiaan di dunia dan akhirat," katanya.


Pembimbing Panitia Hari Besar Islam (PHBI) putri ini menyampaikan bahwa pada malam nisfu Sya’ban para malaikat diturunkan ke dunia untuk memberikan ampunan dan rahmat. Hal itu diberikan kepada para hamba yang memohon ampunan dan memberi pertolongan kepada yang memohon kepada-Nya.


"Seyogyanya malam ini kita perbanyak membaca istighfar dengan bersungguh-sungguh dan gunakan kesempatan untuk berdoa agar semua naik kelas dan lulus," terangnya.


Kegiatan dibuka dengan lantunan shalawat dan diikuti seluruh penghuni asrama dari bait Khodijah, Aisyah, Maariyah, Juwairiyah, Shofiyah dan bait Saudah. Termasuk penasihat dan jajaran pengurus pondok putri yang kemudian ditutup makan bersama.


Senada dengan hal itu, perwakilan sekretariat putri, Bahjatul Miskiyah menjelaskan dalam acara ini terdapat pelepasan sekaligus pelantikan panitia asrama sementara. Dilanjutkan kegiatan bersama kelas III madrasah aliyah yang sebentar lagi akan diwisuda dan meninggalkan pondok tertua di Pacitan itu.


"Acara ini sekaligus momentum untuk saling bermaafan bagi seluruh santri sebelum meninggalkan pondok dan menjalani libur panjang," kata ustadzah asal Purwokerto ini.


Dirinya berharap, setelah acara ini semua kegiatan yang telah dilaksanakan dapat bermanfaat dan para calon wisudawati diberikan kelancaran dalam segala urusan ke depannya. 


"Harapannya, diberikan kemudahan untuk semuanya, baik calon wisudawati maupun adik kelas yang ditinggalkan, kami berharap diberikan kelancaran dan kemudahan dalam menuntut ilmu di pondok tercinta ini," harapnya. 

 

Penulis: Anwar Sanusi


Editor:

Matraman Terbaru