• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 27 Januari 2023

Matraman

Sambut Tahun Baru, Warga NU Pacitan Baca Shalawat Bersama

Sambut Tahun Baru, Warga NU Pacitan Baca Shalawat Bersama
Warga NU Pacitan saat shalawatan bersama di Masjid Al-Khamsinah, Gerdon Pucangsewu, Kecamatan Pacitan, Jumat (18/12/2020), (Foto: NOJ/ Risalatul Mu’awanah).
Warga NU Pacitan saat shalawatan bersama di Masjid Al-Khamsinah, Gerdon Pucangsewu, Kecamatan Pacitan, Jumat (18/12/2020), (Foto: NOJ/ Risalatul Mu’awanah).

Pacitan, NU Online Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan/ Kabupaten Pacitan menggelar Shalawat Bareng Nahdliyin untuk sambut Tahun Baru, Sabtu (19/12/2020). Kegiatan yang diikuti warga se-Kecamatan Pacitan ini bekerja sama dengan Ikatan Alumni Pondok Tremas (IAPT) dilaksanakan di Masjid Al-Khamsinah, Gerdon Pucangsewu, Kecamatan Pacitan.

 

Pondok Tremas sangat erat kaitannya dengan sejarah perkembangan Islam di Pacitan. Ajaran dan paham Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah yang dimiliki sangat mudah diterima di kalangan masyarakat sehingga syiar Islam dapat tersampaikan dengan baik.

 

"Dalam perkembangan Islam di Pacitan kita tidak pernah terlepas dari pondok Tremas. Jadi, sejak awal kami memang mengajak Ikatan Alumni Pondok Tremas untuk bersama-sama syiar. Selain itu, saat ini mayarakat dapat menerima dan begitu paham dengan Tremas. Jadi, ketika kita masuk ke masyarakat, mereka akan memahami dan lebih diterima karena adanya sejarah dan perjuangan Islam di Pacitan," kata Anas Sugianto, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Pacitan

 

Kegiatan ini merupakan forum silaturahmi antar Banom NU dengan IAPT Pacitan yang sudah berjalan secara rutin setiap satu bulan selama lebih dari satu tahun. Karena Pandemi, kegiatan ini sempat vakum beberapa bulan hingga pemerintah memberikan kebijakan terkait new normal.

 

Setelah dilaksanakan musyawarah antar ketua, akhirnya kegiatan ini dijalankan kembali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, kesadaran bahwa pandemi yang merupakan ujian dari Allah SWT semakin memperkuat adanya forum ini sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

 

"Pertimbangan kami, pandemi ini adalah ujian dan peringatan dari Allah SWT terhadap semuanya. Dari sini kita sepakat untuk tetap bertawassul, berupaya dan berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan wasilah mahabbah terhadap kanjeng Nabi Muhammad SAW," ungkap Abdul Malikul Ruhil Adzim, Ketua IAPT Pacitan.

 

Malik, sapaan akrab Abdul Malikul Ruhil Adzim berpesan kepada warga nahdliyin bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para Nabi dan Rasul telah membawa magnet kemaslahatan untuk umat dan alam.

 

 

"Allah SWT mengutus Rasulullah Muhammad sebagai rahmatan lil'alamiin dan sekaligus sebagai imamul serta akhirul ambiya' wal mursalin (penutup para Nabi dan Rasul). Otomatis membawa magnet kemaslahatan dan kebaikan yang sangat besar untuk seluruh umat dan alam. Dengan wasilah bershalawat inilah kami berharap Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kesehatan dan kemaslahatan bagi kita, keluarga kita, NU, serta NKRI," pungkasnya. 

 

Penulis: Risalatul Mu’awanah

Editor: Romza


Editor:

Matraman Terbaru