• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Matraman

Siapkan Kader Pelopor, Kopri IAIN Ponorogo Adakan SIG

Siapkan Kader Pelopor, Kopri IAIN Ponorogo Adakan SIG
Pelaksanaan Sekolah Islam dan Gender oleh PK Kopri IAIN Ponorogo. (Foto: NOJ/ Husnul Khotimah)
Pelaksanaan Sekolah Islam dan Gender oleh PK Kopri IAIN Ponorogo. (Foto: NOJ/ Husnul Khotimah)

Ponorogo, NU Online Jatim

Di era saat ini, kader Korps PMII Putri (Kopri) dituntut memiliki kualitas intelektual yang mumpuni dalam rangka pembacaan realitas sosial di masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan perempuan. Serta agar menjadi kader pelopor yang paham akan gander.

 

Untuk itu, Pengurus Komisariat (PK) Kopri IAIN Ponorogo menggelar Sekolah Islam dan Gender yang dipusatkan di Balai Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, Kamis-Sabtu (04-06/11). Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya’.

 

Ketua PK Kopri IAIN Ponorogo, Vega Eka Saputri mengatakan, bahwa kader Kopri hendaknya melek akan isu gender dan konsep kesetaraan laki-laki dengan perempuan. Sebab, isu tersebut yang menghiasi realitas sosial hari ini.

 

Menurut Vega, sudah selayaknya kader Kopri dapat mentranformasikan keilmuan yang dimiliki ke dalam sebuah gerakan keperempuanan dalam Islam, baik untuk sesama kader Kopri maupun publik secara umum.

 

“Hal itulah yang mendasari digelarnya kegiatan tersebut,” ujarnya.

 

Kegiatan tersebut  menyasar anggota baru pasca mengikuti kaderisasi Masa Kesetiaan Anggota (Mapaba) PMII dan pengurus di jenjang semester 3. Tidak hanya berasal dari Ponorogo, sejumlah peserta juga berasal dari luar Ponorogo, seperti Nganjuk dan Ngawi.

 

“Acara ini diikuti  29 peserta perempuan dan 6 peserta laki-laki. Mereka sangat antusias dan semangat mengikuti dari awal sampai akhir acara,” terang Vega.

 

Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan ini di antaranya, Gender, Seks dan Seksualitas, Gender Prespektif Islam dan Fiqhun Nisa. Selain itu, ada pula materi Sejarah Gerakan Perempuan di Indonesia, Ke-Koprian dan Citra Diri Kader Kopri, dan Strategi Pengembangan Diri.

 

“Ditambah lagi materi tentang Pemimpin Perempuan dalam Islam, Hukum Islam di Indonesia, dan Talkshow,” imbuhnya.

 

Vega bersyukur acara berjalan dengan lancar. Ia berharap, kader PMII dapat memiliki wawasan pemahaman yang cukup tentang gender dan penerapannya. Serta terkait pemahaman kader tentang payung hukum pada perempuan.

 

“Saya berharap, seusai kegiatan ini kader PMII menjadi pelopor penggerak kesetaraan gander dan memiliki ghirah serta berdedikasi tinggi dalam organisasi,” tandasnya.


Matraman Terbaru