• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 27 November 2022

Metropolis

3 Fakta Pemuda di Madiun Terduga Hacker Bjorka, Kini Dipulangkan

3 Fakta Pemuda di Madiun Terduga Hacker Bjorka, Kini Dipulangkan
3 Fakta Pemuda di Madiun Terduga Hacker Bjorka, Kini Dipulangkan. (Foto: Ilustrasi Freepik)
3 Fakta Pemuda di Madiun Terduga Hacker Bjorka, Kini Dipulangkan. (Foto: Ilustrasi Freepik)

Surabaya, NU Online Jatim
Seorang pemuda berinisial MAH asal Kabupaten Madiun sempat diamankan Tim Cyber Mabes Polri, Rabu (14/09/2022). Sebabnya, pemuda berusia 21 tahun itu sebelumnya diduga hacker Bjorka yang menggegerkan dunia maya. Karena tidak terbukti, akhirnya ia dipulangkan pada Jum’at (16/09/2020).


MAH telah sampai di rumahnya di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun sekira pukul 09.30 WIB. Ibu kandung MAH, Suprihatin mengatakan, anaknya diantar anggota Polsek Dagangan. Sebelumnya pihaknya mengaku dihubungi salah satu petugas untuk datang ke kantor polisi.


"Alhamdulillah, sudah pulang. Tadi bapaknya dikabari jika anaknya sudah boleh pulang," ujarnya dilansir dari detik.com, Jumat (16/09/2022).


Dirangkum dari berbagai sumber, NU Online Jatim mengumpulkan sejumlah fakta tentang sosok MAH tersebut.


1. Lulusan MAN dan Berjualan Es
Suprihatin menyempaikan, pasca lulus dari MAN Kembangsawit, Kecamatan Kebonsari, Madiun sekitar dua tahun lalu, MAH langsung berjualan es. Sebelum itu ia melamar kerja di salah satu kios es cup waralaba lokal di Madiun.


"Sejak lulus sekolah di MAN Kembang Sawit (Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun) dia sudah berjualan es," katanya dilansir dari tempo.co, Kamis (15/09/2022).


2. Sosok yang Pendiam
MAH yang dikaitkan dengan hacker Bjorka dikenal pribadi yang pendiam dan rajin beribadah. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Jumanto (52) dan Suprihatin (48).


"Pendiam dan agak tertutup, taat shalat," ujar ibunya, Suprihatin dikutip detik.com, Jum’at (16/09/2022).


Sikapnya tersebut, lanjut Suprihatin, karena anaknya tidak mau merepotkan orang tuanya yang hanya bekerja sebagai buruh tani. Disebutkan, MAH keluar rumah hanya saat bekerja atau kegiatan keagamaan.


"Jarang keluar dan memang tertutup karena tidak mau merepotkan orang tua," ungkapnya.


3. Sosok yang Agamis
​​​​​​​
Suprihatin menyebutkan, MAH merupakan sosok yang agamis. Bahkan, MAH termasuk pemuda yang aktif mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan di masjid kampung bersama teman-temannya.


"Dia aktif di kegiatan keagamaan, ikut hadrah dengan temannya di masjid. Anaknya tidak merokok," katanya.


Diketahui MAH diamankan pihak kepolisian saat tengah bekerja jualan es. Tak ayal, disebutkan Suprihatin, MAH terlebih dahulu meminta izin kepada polisi untuk mengambil sajadah dan sarung di rumahnya.


"Kemarin sempat diantar polisi ke rumah untuk ambil sajadah dan sarung untuk shalat," tandasnya.


Metropolis Terbaru