• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Metropolis

Ansor di Sidoarjo Gelar Kajian Sembelih Halal dan Sosialisasi PMK

Ansor di Sidoarjo Gelar Kajian Sembelih Halal dan Sosialisasi PMK
Kajian sembelih halal dan sosialisasi PMK oleh PAC GP Ansor Sukodono, Sidoarjo. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)
Kajian sembelih halal dan sosialisasi PMK oleh PAC GP Ansor Sukodono, Sidoarjo. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sukodono, Kabupaten Sidoarjo menggelar kajian sembelih halal dan sosialisasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Jami’ An-Nur Dungus, Desa Sukodono, Sukodono, Sidoarjo, Ahad (03/07/2022).


Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukodono H Fathul Ibad mengapresiasi dan sangat mendukung acara kajian sembelih halal yang diadakan oleh PAC GP Ansor Sukodono ini.


“Kami berharap, dengan mengikuti pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan ilmu yang bermanfaat sekaligus bisa menerapkan tata cara penyembelihan yang benar-benar sesuai dengan syariat Islam,” kata H Ibad, sapaan akrabnya.


Selain itu, dirinya berharap agar peserta bisa lebih memahami prinsip-prinsip yang digunakan dalam dunia penyembelihan hewan, yaitu Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). Sehingga daging kurban yang dimakan benar-benar halal.


“Apalagi di tengah-tengah merebaknya wabah PMK saat ini, warga Nahldiyin tidak boleh takut untuk melaksanakan ibadah kurban. Karena semuanya sudah kita laksanakan sesuai dengan syariat Islam dan prinsip ASUH,” tegasnya.


Sementara Ketua PAC GP Ansor Sukodono Ahmad Fahrur Rozi menegaskan, dalam kegiatan ini pihaknya bekerja sama dengan Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.


Adapun materi yang disampaikan oleh narasumber, yakni tentang Fiqih dan Manajemen Kurban, Teknik Handling Hewan Kurban, Pengenalan Pisau dan Asah, Kesejahteraan Hewan, serta Teknik Sembelih.


“Mudah-mudahan, setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta khususnya kader Ansor-Banser bisa membantu panitia kurban yang ada di lingkungan masing-masing dalam hal penyembelihan hewan kurban, sekaligus bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat. Peserta juga akan kita berikan piagam untuk dibawa pulang,” ujarnya.


Dalam pantauan NU Online Jatim, peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini hingga selesai. Selain kajian sembelih halal, panitia juga mengadakan bazar perlengkapan kurban di serambi masjid untuk menyemarakkan acara.


Sebagai informasi, kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 100 orang peserta dari unsur Ansor, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), dan masyarakat umum.


Metropolis Terbaru