• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 25 September 2022

Metropolis

Fatayat NU Jatim Inginkan Organisasi yang Berkhidmah tanpa Batas

Fatayat NU Jatim Inginkan Organisasi yang Berkhidmah tanpa Batas
Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur, Dewi Winarti saat sambutan dalam acara Malam Inagurasi Fatayat NU Jatim Award 2020. (Foto: NOJ/ Anita Karolina).
Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur, Dewi Winarti saat sambutan dalam acara Malam Inagurasi Fatayat NU Jatim Award 2020. (Foto: NOJ/ Anita Karolina).

Surabaya, NU Online Jatim

Sudah bukan rahasia lagi, bahwa seringkali wanita identik dengan kesempurnaan. Bahkan, wanita seringkali masyhur dengan sebutan multitalent dan serba bisa. Hal ini termasuk perwujudan dari Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur usai menggelar malam inagurasi, Selasa (28/12/2020).

 

Acara yang bertajuk Malam Inagurasi Fatayat NU Jatim Award 2020 tersebut diselenggarakan di Auditorium Mercure Hotel Grand Mirama, Surabaya.

 

Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur, Dewi Winarti memaparkan bahwa agenda tersebut adalah acara yang sangat luar biasa bagi Fatayat NU di Jawa Timur. Hal ini, tak lepas dari support semua pihak dalam berkhidmah di organisasi wanita muda NU tersebut.

 

"Sangat luar biasa bagi Fatayat NU Jawa Timur. Support dari semua pihak untuk memantapkan langkah kami memberikan energi positif untuk senantiasa berbuat dan melayani, berkhidmah tanpa batas. Dengan semangat khoirunnas anfauhum linnas," ujarnya.

 

Dalam sambutannya, wanita yang karib disapa Dewi tersebut menerangkan perihal 9 program PW Fatayat NU Jatim atau lebih dikenal sebagai Tis'u Himmat. "Tis'u Himmat atau 9 program unggulan Fatayat NU Jatim menjadi arah gerak organisasi dalam berkhidmah dan berinovasi, dan juga dalam mewujudkan perempuan yang mar'atus sholihah, berdaya dan berkeadaban sebagaimana amanah Nahdlatul Ulama sebagai induk organisasi kami," paparnya.

 

Lebih lanjut, Dewi menerangkan perihal Ajang Potensi Fatayat (Asifa) yang merupakan salah satu dari sembilan program unggulan Fatayat NU Jatim.

 

"Asifa merupakan salah satu program Tis'u Himmats yang telah diikuti oleh 32 pimpinan cabang dari 45 pimpinan cabang yang ada. Selain itu telah menjalani proses selama enam bulan. Mulai dari giat eksistensi, pengisian data online, visitasi, hingga presentasi mereka dihadapan dewan juri yang expert dibidangnya, agar dapat melihat dari berbagai perspektif," ujarnya.

 

Selain itu, Mantan Ketua PW Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Timur tersebut juga menerangkan bahwa semua kegiatan tersebut membutuhkan kerja keras namun hasilnya sangat luar biasa.

 

"Kami meyakini bahwa butuh kerja keras yang cukup menguras energi, namun kami merasakan hasilnya sangat luar biasa," jelasnya.

 

 

Tak hanya itu, wanita kelahiran Surabaya tersebut juga berharap bahwa proses yang sudah dilakukan menjadi interpretasi Fatayat NU Jatim sebagai organisasi yang lebih profesional dan modern.

 

"Besar harapan kami proses ini bisa menjadikan Fatayat NU menjadi organisasi yang profesional dan modern," pungkasnya.

 

Editor: Romza


Editor:

Metropolis Terbaru