• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 2 Desember 2022

Metropolis

Kopri PMII di Gresik Gelar Refleksi Harlah

Kopri PMII di Gresik Gelar Refleksi Harlah
Kopri PMII Harun Thohir Bawean memperingati Harlah Kopri ke-54. (Foto: NOJ/Aminuddin)
Kopri PMII Harun Thohir Bawean memperingati Harlah Kopri ke-54. (Foto: NOJ/Aminuddin)

Gresik, NU Online Jatim

Korps PMII Putri (Kopri) Komisariat Harun Thohir STIT Raden Santri Gresik menggelar lomba cipta puisi dan diskusi dalam memperingati hari lahir Kopri ke-54 tahun, dengan tema 'Kopri Hebat Tanpa Menyalahi Kodra'. Kegiatan berlangsung di Kantor PCNU Bawean, Sangkapura, Sabtu (27/11/2021).

 

Wahyu Fera Mufida Sari, selaku narasumber dalam acara diskusi menyampaikan, ada tiga hal yang harus perempuan ketahui, yaitu perempuan sebagai hamba, sebagai ibu rumah tangga dan sebagai suri tauladan.

 

"Karena menjadi perempuan itu harus serba bisa bukan hanya persoalan cantik fisik semata", papar Fera, panggilan akrabnya.

 

Sementara itu, Habiburrahman, selaku pemateri kedua juga menyampaikan, nilai dan norma yang berlaku di Bawean mulai ada pergeseran. Hal ini terjadi karena rendahnya tingkat pendidikan di Bawean sendiri, sehingga menyebabkan terjadinya fenomena hamil diluar nikah. Tentunya hal ini berdampak banyaknya perceraian dini karena ketidaksiapan dari kedua belah pihak.

 

"Maka dari itu, sebagai mahasiswa yang notabene sebagai kaum berpendidikan, sudah seharusnya ikut andil dalam memotong mata rantai nilai-nilai yang mulai bergeser tersebut. Sebagai upaya menyelamatkan generasi Bawean dimasa yang akan datang," tegas Habib, sapaan akrabnya.

 

Di samping itu, Izzatul Afiani, Ketua Kopri PMII Harun Thohir Bawean berharap, di Harlah Kopri ke-54 tahun ini, semoga para Kopri Harun Thohir Bawean khususnya lebih aktif dan progresif lagi dalam berproses. Dan ia juga berharap agar Kopri lebih komitmen dalam berperan.

 

"Karena hakikatnya Kopri itu bergerak dengan perannya bukan baperannya," katanya.

 

Di waktu yang sama, Kopri Harun Thohir Bawean, paginya juga menggelar lomba cipta puisi dan baca puisi, yang dilanjut diskusi santai sebagai acara inti dan ditutup dengan pemotongan kue sebagai penghujung acara.


Metropolis Terbaru