• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Metropolis

Ngalap Barokah, IPNU-IPPNU Sidoarjo Syawalan ke Tokoh NU

Ngalap Barokah, IPNU-IPPNU Sidoarjo Syawalan ke Tokoh NU
Istimewa
Istimewa

Sidoarjo, NU Online Jatim

Tradisi kalangan umat muslim di Indonesia, khususnya Nahdliyin ketika memasuki bulan Syawal adalah bersilaturahim dengan sanak keluarga, teman, saudara, guru, bahkan kepada kiai dan orang yang lebih tua.

 

Seperti yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sidoarjo. Mereka menggelar safari Idul Fitri 1442 H sekaligus ‘ngalap’ barokah ke sejumlah tokoh NU dan pembina IPNU-IPPNU Sidoarjo, Selasa (01/06/2021).

 

Ketua PC IPNU Sidoarjo Albastomi mengatakan, safari Idul Fitri ini adalah tradisi dari tahun ke tahun pada setiap bulan Syawal yang harus dilestarikan. Sebab banyak sekali manfaat yang akan diperoleh.

 

"Safari Idul Fitri ke tokoh NU, Ketua PCNU, dan para pembina PC IPNU-IPPNU Sidoarjo merupakan tradisi turun temurun yang harus dilestarikan. Tidak hanya sekedar silaturahim, sebagai santri tentu kita masih butuh doa, petunjuk, arahan, dan masukan dari para kiai, bu nyai dan para pembina kami, yang biasa kita sebut ngalap barokah," katanya kepada NU Online Jatim.

 

Dijelaskannya, meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19, kegiatan safari Idul Fitri ini tetap dilaksanakan selama satu minggu. Dimulai tanggal 25 Mei 2021 hingga 1 Juni 2021 dengan mematuhi protokol kesehatan.

 

"Karena masih pandemi Covid-19, kami tidak melibatkan seluruh pengurus, kita hanya melibatkan Pengurus Harian (PH) saja, untuk menghindari massa yang lebih banyak, namun itu tidak mengurangi esensi dari Idul Fitri itu sendiri," jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo KH Maskhun mengapresiasi atas tradisi berlebaran yang digelar oleh pengurus PC IPNU-IPPNU Sidoarjo dengan bersilaturahim  ke tokoh-tokoh NU. Selain itu, sekaligus mendoakan agar PC IPNU-IPPNU Sidoarjo terus berprestasi dan  istiqamah merawat pelajar NU di Kabupaten Sidoarjo sebagai bidang garapannya.

 

“Sebagai bapak tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada PC IPNU-IPPNU Sidoarjo yang sudah hadir bersilaturahim di kediaman kami. Saya selaku Ketua PCNU Sidoarjo berpesan agar pengurus ini istiqamah menjalankan amanah organisasi kalangan pelajar dan tidak melupakan amaliyah dan tradisi nahdliyin di kalangan pelajar," tegasnya.

 

Rais Syuriyah PCNU Sidoarjo KH Ahmad Rofiq Sirodj berpesan kepada PC IPNU-IPPNU Sidoarjo untuk tidak melupakan tradisi pesantren dalam proses pengkaderan di dalam organisasinya guna menjaga khasanah spiritual ala Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

 

 

"Sebagai orang tua kami berpesan kepada pelajar NU, kami ingin di IPNU-IPPNU ada tradisi pesantren yang masuk dalam program, misalnya ngaji kitab kuning, tahfidz, dan lainnya. Karena IPNU-IPPNU ini nantinya yang akan menggantikan kami yang sudah tua," tutur Kiai Rofiq, sapaan akrabnya.

 

Editor : Romza


Editor:

Metropolis Terbaru