• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Metropolis

PB PMII Bakal Tempuh Jalur Hukum Sikapi Gatot Nurmantyo yang Dinilai Cemarkan Organisasi

PB PMII Bakal Tempuh Jalur Hukum Sikapi Gatot Nurmantyo yang Dinilai Cemarkan Organisasi
Agus Mulyono Herlambang, Ketua Umum PB PMII (Foto : NOJ/ Istimewa).
Agus Mulyono Herlambang, Ketua Umum PB PMII (Foto : NOJ/ Istimewa).

Surabaya, NU Online Jatim

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) akan melaporkan Gatot Nurmantyo ke polisi. Itu karena PMII merasa telah dituduh oleh Gatot melakukan demonstrasi penolakan deklarasi Kesatuan Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Bandung beberapa waktu lalu.

 

Berikut pernyataan lengkap PB PMII menyikapi Gatot Nurmantyo :

 

Menyikapi tuduhan dari KAMI, Maka Penyataan Sikap PB PMII adalah:

1. Gatot telah mencemarkan nama baik PMII secara kelembagaan. Karena secara jelas-jelas menuduh penolakan dirinya atau organisasinya di Bandung yang dilakukan oleh PMII, padahal tidak ada penolakan yg dilakukan oleh PMII di bandung. Oleh karena itu, atas statemennya PB PMII akan menempuh upaya hukum atas pencemaran nama baik yang dilakukan Gatot.

 

2. Bagi PB PMII pada prinsipnya tidak perlu konsolidasi untuk penolakan KAMI. Sebab, KAMI akan tertolak dengan sendirinya.

 

3. KAMI tertolak di daerah-daerah karena tidak membawa gagasan baru dan solusi untuk bangsa, yang dibawa hanya memori masa lalu soal PKI. Selain itu, statement Gatot mengenai seseorang yang melakukan upaya pencabutan TAP MPRS No. XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia adalah PKI, itu sama saja mengatakan bahwa Gus Dur adalah PKI. Sedangkan, PMII meyakini upaya Gus Dur tidak lebih dari ikhtiar untuk rekonsiliasi anak bangsa agar sama-sama fokus dan berkontribusi untuk Indonesia.

 

4. Walaupun ada penolakan oleh kader-kader PMII itu mewakili kegelisahan mahasiswa yang melihat arogansi tokoh politik yang numpang tenar di saat rakyat kesusahan menghadapi covid-19.

 

5. Baiknya gatot melakukan gerakan positif untuk penanganan covid 19 dengan membantu masyarakat yang lebih kongkrit dan berkontribusi kepada bangsa dan negara melalui aksi-aksi nyata. Bukan konsolidasi mengumpulkan massa dengan menciptakan kerumunan orang untuk memenuhi ambisi politiknya sendiri seakan tidak peduli kesusahan rakyat.

 

Salam Pergerakan!!

Agus Mulyono Herlambang

Ketua Umum PB PMII

Kamis, 1 Oktober 2020

 

Sikap dari PB PMII ini muncul karena sebelumnya Gatot menyampaikan bahwa para pendemo yang mengganggu acara KAMI sebenarnya sedang mengais rezeki untuk melanjutkan hidup keluarga.


Dia lantas menyinggung peristiwa saat KAMI deklarasi di Bandung, Jawa Barat. Menurut Gatot, saat itu acara KAMI didemo oleh kelompok mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Gatot lantas meminta anggota dan simpatisan KAMI untuk tidak memarahi mahasiswa dari PMII yang demo. Menurutnya, mereka sedang berjuang untuk mencari rezeki demi melanjutkan hidup.

 

"Seperti kemarin PMII itu di Bandung, saya bilang jangan dimarahin, dia mahasiswa yang mungkin menetap di sini bapaknya di daerah kena PHK nelpon anaknya, nak saya enggak bisa ngirim. (Dia) lagi bingung (lalu) ditawari demo dan diterima," ungkap Gatot Nurmantyo di di Masjid Assalam Puri Mas Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/9) sebagaimana dilansir dari Republik Merdeka (rmol.id).

 

"Sama juga dengan ketua PMII sini yang 16 juta sekian itu, jangan marah, mungkin dia sebagai ketua PMII dilihat mahasiswanya kesulitan perlu uang ada tawaran demo ada bayaran ya dia terima untuk menambahi mahasiswa yang lainnya lagi," sambungnya.

 

Editor : Romza


Editor:

Metropolis Terbaru