• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 7 Desember 2022

Metropolis

PMII di Bawean Dilantik, Diingatkan Tata Komunikasi dalam Organisasi

PMII di Bawean Dilantik, Diingatkan Tata Komunikasi dalam Organisasi
Prosesi pelantikan PK PMII Hasan Jufri Bawean, Gresik. (Foto: NOJ/ Aminuddin)
Prosesi pelantikan PK PMII Hasan Jufri Bawean, Gresik. (Foto: NOJ/ Aminuddin)

Gresik, NU Online Jatim

Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Hasan Jufri Bawean masa khidmat 2021-2022 telah dilantik pada Ahad (07/11). Kegiatan dipusatkan di aula gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bawean, Gresik.

 

Prosesi pelantikan pengurus baru itu dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Gresik, Shalikul Hadi.

 

Ketua PC PMII Gresik, Shalikul Hadi menyebutkan, bahwa hal terpenting dalam organisasi yaitu komunikasi dan pelimpahan tugas yang jelas antar pengurus. “Sehingga nantinya benar-benar jadi penggerak dalam organisasi tersebut,” ujarnya.

 

Menurutnya, ada tiga tipe komunikasi yang harus dipahami dalam berorganisasi. Pertama, komunikasi kepada para senior atau atasannya, komunikasi terhadap sesama pengurus, dan komunikasi terhadap anggota.

 

"Hal ini penting dilakukan oleh sahabat-sahabat agar gerakan yang dibangun dalam organisasi terus berjalan stabil dan dinamis," kata Hadi.

 

Hadi juga menjelaskan, hal penting lainnya yang perlu dilakukan bagi pengurus di tingkatan komisariat ialah kaderisasi dan peningkatan kapasitas kader itu sendiri. Yakni agar bagaimana kuantitas kader yang banyak bisa menciptakan kader yang berkualitas.

 

"Artinya kalau kita punya SDM yang banyak di Bawean, pengurus komisariat perlu juga memikirkan strategi untuk mengembangkan kualitasnya," imbuh Hadi.

 

Sementara Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII Bawean, Muhammad Afandi mengatakan, pentingnya mengetahui esensi kader pergerakan yang tugasnya menggerakkan.

 

Oleh karenanya, akselerasi gerakan perlu terus dilakukan. Menurutnya, aksi-aksi demonstrasi yang kerap bersinggungan dengan aparat keamanan sudah tidak jaman lagi dilakukan.

 

“Namun demikian, hendaknya tetap terus berupaya melakukan perubahan dengan tanpa harus melakukan demonstrasi,” ungkapnya.

 

Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Bawean ini berharap, pengurus yang sudah dilantik nantinya dapat melaksanakan program kerja yang sesuai dengan porsinya.

 

“Semoga program-program yang dicanangkan nantinya dapat bermanfaat untuk semuanya,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru