• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Pantura

MA Unggulan di Lamongan Gelar Wisuda 1000 Nadham Alfiyah

MA Unggulan di Lamongan Gelar Wisuda 1000 Nadham Alfiyah
Prosesi wisuda perdana 1000 nadham Alfiyah Ibnu Malik di MA Unggulan Pondok Pesantren Bustanul Hikmah, Dumpiagung, Mantup, Lamongan. (Foto: NOJ/M Idris Muzaki)
Prosesi wisuda perdana 1000 nadham Alfiyah Ibnu Malik di MA Unggulan Pondok Pesantren Bustanul Hikmah, Dumpiagung, Mantup, Lamongan. (Foto: NOJ/M Idris Muzaki)

Lamongan, NU Online Jatim
Madrasah Aliyah Unggulan Pondok Pesantren Bustanul Hikmah, Dumpiagung, Kembangbahu, Lamongan menggelar Haflah Imtihan Terbuka dan Wisuda 1000 Nadham Alfiyah pada Selasa (24/05/2022). Kegiatan yang perdana dilaksanakan itu diikuti 34 wisudawan dan wisudawati dan dipusatkan di lapangan pesantren setempat.


Penma Kemenag Lamongan, H Masduki Yasin menuturkan, madrasah dulunya dipandang sebelah mata, tapi sekarang madrasah menjadi mercusuar Indonesia di bidang pendidikan. Tidak hanya dalam aspek keagamaan, namun juga pada aspek pengetahuan umum.


“Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya pemenang olimpiade yang diisi murid madrasah, khususnya madrasah yang dinaungi pondok pesantren," tuturnya.


Untuk itu, dirinya berharap agar kampus-kampus negeri yang maju semisal Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, dan lainnya nantinya dapat diisi oleh santri alumni pondok pesantren.


“Sehingga nantinya akan bermunculan para dokter, insinyur dan sebagainya yang kompeten di bidang ilmu umum, serta taat dan paham agama, bahkan pula bisa baca kitab kuning,” tegasnya.


Sementara itu, Lukman selaku ketua panitia pelaksana menyampaikan, bahwa kegiatan ini adalah puncak dari rentetan dan proses panjang yang dilalui selama dua tahun oleh santri untuk menyelesaikan hafalan 1000 bait nadham kitab Alfiyah Ibnu Malik.


“Mereka tidak hanya diharuskan menghafalkan bait nadham, akan tetapi juga memahaminya meski dengan jumlah sedikit. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas lulusan," terangnya.


Lukman menambahkan, bahwa hal tersebut merupakan ikhtiar dalam mewujudkan lulusan yang kompeten, meski dari lembaga yang baru. Serta, meneruskan peradaban dalam menyongsong era keemasan Islam, agar menjadi cendekiawan-cendekiawan Muslim.


“Selamat, semoga semuanya mendapat ridha dari Allah SWT, masayikh, dan ilmu yang barakah dan manfaat," pungkasnya.


Diketahui, hadir dalam acara tersebut Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Hikmah KH Darmawan, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan, dan penguji eksternal dari Lembaga Bahtsul Masa'il Nahdlatul Ulama (LBMNU) Lamongan.


Pantura Terbaru