• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Parlemen

F-PPP Minta Masyarakat Jatim Tetap Waspada Saat Ibadah Ramadhan

F-PPP Minta Masyarakat Jatim Tetap Waspada Saat Ibadah Ramadhan
Ahmad Silahuddin. (Foto: NOJ/Totok)
Ahmad Silahuddin. (Foto: NOJ/Totok)

Surabaya, NU Online Jatim
Bulan Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk berbenah kembali bagi masyarakat untuk bangkit dari pandemi. Tidak hanya itu, di bulan ini adalah momen yang tepat untuk memperbaiki memperbaiki hubungan dengan Sang Khalik Allah SWT (Hablumminallah) dan dengan sesama manusia (Hablumminannash). 

 

Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim Ahmad Silahuddin mengatakan bahwa bulan suci Ramadhan adalah saat yang tepat untuk meningkatkan ketaqwaan karena pahalanya dilipatgandakan. Salah satunya dengan memperbanyak berbagi dengan sesama. 

 

"Sedekah di bulan Ramadhan, menjadi pintu untuk berbagi keberkahan. Mari terus meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT juga dengan selalu memberikan bantuan kepada tetangga. Setidaknya, hal ini akan mampu memberikan rasa ketenangan di era yang serba tidak pasti ini. Termasuk keadaan perekonomian bangsa," kata politikus asal Jombang saat dikonfirmasi Kamis (31/03/2022). 

 

Ia juga berharap di saat warga muslim berlomba-lomba meningkatkan ibadah baik melalui tarawih, tadarus, i'tikaf, qiyamul lail, sedekah dan lain sebagainya. Namun, Silahuddin meminta masyarakat dalam menunaikan ibadah tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

"Walaupun sebaran Covid-19 kasusnya menurun dan terkendali, tapi masyarakat tak boleh abai dan tetap waspada supaya gelombang pandemi covid-19 tak kembali sehingga protokol kesehatan harus dipatuhi," harap anak dari Bupati Jombang ini.

 

Selain itu, saat pemerintah memberikan lampu hijau mudik lebaran, Silahuddin meminta supaya keluarga yang memiliki orang lanjut usia supaya dijaga dengan baik. 

 

"Kalau kondisi tidak sehat sebaiknya jangan silaturrahim dengan para orang lanjut usia sebab mereka kelompok yang paling rentan tertular Covid-19," pungkas anggota Komisi A DPRD Jatim.


Parlemen Terbaru