• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 25 Januari 2022

Parlemen

Genjotan Teknologi Hasilkan Varietas Padi Unggul untuk Kesejahteraan Masyarakat

Genjotan Teknologi Hasilkan Varietas Padi Unggul untuk Kesejahteraan Masyarakat
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Anggia Ermarini saat menghadiri panen padi khusus dan padi spesifik lokasi Poktan Suko Tani di Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. (Foto: NOJ/sn)
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Anggia Ermarini saat menghadiri panen padi khusus dan padi spesifik lokasi Poktan Suko Tani di Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. (Foto: NOJ/sn)

Tulungagung , NU Online  Jatim

Genjotan penyediaan pangan sehat nasional saat ini sangat dibutuhkan. Penerapan teknologi dan inovasi harus terus dikembangkan demi menghasilkan varietas padi unggul di masa depan. Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Ermarini saat menghadiri panen padi khusus dan padi spesifik lokasi Poktan Suko Tani di Desa Tegalrejo , Kecamatan Rejotangan , Tulungagung , Sabtu (28/08/2021). 

 

Anggia yang saat itu ditemani Kepala Balitbang Kementerian Pertanian RI,  Fadjry Djufry mengatakan situasi dan ancaman global bagi kesehatan masyarakat harus didekorasi. Hal tersebut dapat dilakukan jika penyediaan pangan sehat dengan kualitas tinggi dapat dipenuhi.


“Kita patut berbangga kelompok tani  Suko Tani telah mampu memanen nomor varietas padi unggulan seperti Pamelan , Inpari IR Nutri Zinc , Inpari 32  HBD , Inpari 42 Agritan  GSR , dan Inpari 45. Varietas hasil penerapan teknologi padi ini harus terus dikembangkan agar menginspirasi petani lain, katanya.

 

Tidak hanya untuk kesehatan masyarakat, produksi padi unggulan akan dilaksanakan mengangkat perekonomian masyarakat. Dengan manajemen pemasaran yang baik, varietas dengan kualitas tinggi dilirik pasar dan bisa dilakukan ekspor keluar negeri. 

 

“Ini sudah panen kedua, meski beras khusus ini masih terbatas, namun dengan kualitas yang baik, ke depan petani-petani lainnya sangat mungkin mengikuti jejak varietas unggulan di Tegalrejo ini,” ujarnya. 

 

Lebih lanjut, Anggi menuturkan akan terus memberikan dorongan agar pemerintah bisa melakukan intervensi dengan memperkuat penelitian dan pengembangan potensi pangan lokal, serta melakukan langkah serius dalam mengatasi kelangkaan sejumlah komoditas pangan. 

 

“Seperti porang yang saat ini lagi hits. Itu harus ada intervensi pemerintah terhadap petani-petani yang punya minat. Jagung dan kedelai yang masih impor juga harus mendapat perhatian khusus pemerintah. Riset dan inovasi teknologi pertanian, serta tata kelola pangan yang baik adalah kunci keberhasilan misi ketahanan pangan kita,” pungkasnya.


terlihat pada kesempatan tersebut turut hadir Kepala BBP2TP Balitbangtan , Kepala BB Padi Sukamandi Balitbangtan , Kepala BB Pasca Panen Balitbangtan , Bupati Tulungagung , Kepala  BPTP  Jatim, Kepala Dinas Pertanian Tulungagung , serta para petani yang tergabung dalam Poktan Suko Tani Tegalrejo


Parlemen Terbaru