• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Juli 2022

Pemerintahan

Kembali Helat Bimtek, Dongkrak Pemasaran Online Produk Pesantren

Kembali Helat Bimtek, Dongkrak Pemasaran Online Produk Pesantren
Kegiatan Bimbingan Teknis Pembuatan Konten Promosi Produk OPOP Secara Digital dihelat di Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang. (Foto: NOJ/opopjatim)
Kegiatan Bimbingan Teknis Pembuatan Konten Promosi Produk OPOP Secara Digital dihelat di Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang. (Foto: NOJ/opopjatim)

Jombang, NU Online Jatim

One Pesantren One Product (OPOP) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur tak henti – hentinya memberi edukasi kepada pesantren di Jatim, bagaimana cara meningkatkan pemasaran produk unggulan pesantren.

 

OPOP dan Diskominfo Jatim pun kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Konten Promosi Produk OPOP Secara Digital. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak beras Jombang, Kamis (21/10/2021).

 

Diikuti kurang lebih perwakilan dari 100 pesantren, acara Bimtek dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Jatim, Dr Hudiyono. Sekaligus juga dihadiri oleh Kepala Bidang Komunikasi Publik, Edi Supaji, Sekretaris OPOP Jatim, Mohammad Ghofirin, dan Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum, KH Wafiul Ahdi.

 

Dalam sambutannya, Hudiyono mengatakan jika kegiatan Bimtek ini perlu diberikan kepada santri peserta OPOP Jatim, agar pelaku UMKM berbasis pesantren bisa mengikuti perkembangan trend pasar, utamanya pasar digital. Dengan tujuan utama produk – produk pesantren ini mengalami peningkatan penjualan.

 

“Ini artinya, dengan kemampuan sumber daya para santi kami mendorong pengembangan ekonomi melalui OPOP. Kami ingin bagaimana para santri bisa beradaptasi dengan perkembangan yang ada,” ujarnya.

 

“UMKM di Jatim sudah hampir 60 persen, maka OPOP harus bisa mendampingi,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Sekertaris OPOP Jatim, Mohammad Ghofirin menerangkan pelatihan konten promosi digital OPOP ini mengajarkan bagaimana produk yang sudah diproduksi bisa dipromosikan melalui media sosial dan market place.

 

“Gubernur Khofifah telah melaunching aplikasi OPOP Mart pada Bulan Desember 2020 yang bisa didownload di playstore. OPOP Mart ini wadah untuk menjual produk pesantren yang tergabung di OPOP untuk pemasaran secara online,” ujarnya.

 

“Maka dari itu dalam pelatihan ini contohnya diajarkan bagaimana memotret produk dengan baik, bagaimana mengupload produk, bagaimana membuka toko online dan merawatnya,” tambahnya.

 

Pada kegiatan Bimtek ini turut menghadirkan beberapa pakar dibidangnya dengan beberapa pelatihan. Diantaranya strategi promosi, dan pemasaran digital, memasarkan produk melalui OPOP Mart, hingga pembuatan foto dan desain promosi digital.

 

Sebagai informasi, kegiatan Bimtek OPOP dan Diskominfo ini dilaksanakan di beberapa daerah dengan menyasar lima Bakorwil se- Jatim. Sebelumnya pelatihan tersebut, terselenggara di Pesantren An Nur Malang.


Pemerintahan Terbaru