• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Pemerintahan

Wali Kota Probolinggo Siap Dukung OPOP

Wali Kota Probolinggo Siap Dukung OPOP
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam acara peningkatan santri wirausaha. (Foto: OPOP)
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam acara peningkatan santri wirausaha. (Foto: OPOP)

Probolinggo, NU Online Jatim

Dukungan semakin mengalir untuk program One Pesantren One Product. Salah satunya, Pemerintah Kota Probolinggo yang siap mendukung program OPOP. Hal itu disampaikan Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin pada acara bertajuk Peningkatan Kapasitas Santri Berwirausaha Program Penumbuhan Wirausaha Baru di Lingkungan Pondok Pesantren Kota Probolinggo, Senin (1/11/2021).

 

Habib Hadi, sapaan akrabnya, mengimbau kepada seluruh stakeholder untuk untuk berpartisipasi aktif mensukseskan program prioritas Gubernur Jawa Timur.

 

“Terkait dengan adanya One Pesantren One Product, itu suatu langkah yang luar biasa. Karena memang pesantren itu tidak pernah tersentuh oleh program-program (pemerintah),” ungkapnya.

 

Menurutnya, pemerintah hendaknya memiliki komitmen dalam menampung hasil produk pesantren. Maka dari itu, untuk mengoptimalkan kemajuan produk-produk tersebut, maka pihaknya melihat potensi tanah milik Pemprov Jatim di daerah Triwung, Kademangan, Kota Probolinggo, untuk dijadikan gerai.

 

“Kita akan membangun khusus untuk hasil produk pesantren-pesantren, untuk ditaruh di galeri itu sebagai oleh-oleh khas Kota Probolinggo,” ucapnya.

 

Walikota yang juga berlatar belakang santri ini mempunyai harapan, jika kegiatan ini mampu menumbuhkan koperasi-koperasi pondok pesantren yang ada di lingkungan Kota Probolinggo.

 

“Dengan melibatkan pondok pesantren, ini untuk mendorong bertumbuhkembangnya hasil produksi di lingkungan pondok pesantren. Kita menggabungkan marketplacenya dengan DKUPP untuk penjualan online, sehingga kami nanti melatih penjualan online bagi pondok pesantren harus bisa bersaing,” imbuhnya.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekjen OPOP Jatim, Mohammad Ghofirin, sangat mengapresiasi dukungan dari Pemkot Probolinggo.

 

Dihadapan perwakilan dari 26 Pondok Pesantren, Gus Ghofirin, menjelaskan jika pesantren memiliki potensi besar dan para santri bisa melakukan banyak hal.

 

“Begitu pentingnya program pemberdayaan untuk santri, pesantren, dan alumni pondok pesantren. Harapannya pesantren di Kota Probolinggo semuanya memiliki usaha dan dapet mengakses segala fasilitas yang disiapkan oleh Tim OPOP Jawa Timur dan Tim OPOP Kota Probolinggo,” jelasnya di Ballroom Paseban Sena.

 

Dalam kegiatan tersebut hadir pesantren-pesantren yang ada di Kota Probolinggo. Diantaranya Ponpes MIftahul Assalami menunjukkan produknya berupa kerajinan, Ponpes Almansyuri berupa jahe merah, Ponpes Riyadlus Sholihin berupa kecap, sabun cair, kaligrafi dan lukisan bakar, Ponpes An Nahdliyah berupa trofi, Ponpes Azidan BZH berupa keripik pisang gedangkoe, Ponpes Roudatul Muttaqin berupa keripik singkong, roti, jamu empon-empon, keripik pisang sedap manis, ada juga Ponpes Nurul Islam berupa pia.

 

Sebagai informasi gelaran ini merupakan rangkaian acara peringatan Hari Santri Nasional 2021 yang dihelat oleh Dinas Koperasi UMKM Kota Probolinggo.


Pemerintahan Terbaru