Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Dewan Jatim Ikuti Instruksi NU Jatim dalam Penanganan Covid-19

Dewan Jatim Ikuti Instruksi NU Jatim dalam Penanganan Covid-19
Peta persebaran Covid-19 di Jawa Timur per 21 Januari 2021. (Foto: NOJ/tw)
Peta persebaran Covid-19 di Jawa Timur per 21 Januari 2021. (Foto: NOJ/tw)

Surabaya, NU Online Jatim

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengeluarkan surat instruksi pada Rabu (20/01/2020) lalu terkait imbauan menggelar istighotsah dan qunut nazilah di semua tingkatan. Surat dengan nomor 822/PW/A-II/L/I/2021 itu dilatar belakangi oleh penularan Covid-19 yang semakin tinggi dan banyaknya bencana yang datang silih berganti di penjuru Indonesia.

 

Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Jawa Timur, Fauzan Fuadi mengatakan, bahwa seluruh anggotanya sepakat dengan instruksi tersebut.

 

“Menindaklanjuti instruksi PWNU Jawa Timur perihal sebagimana dimaksud, semua anggota F-PKB Provinsi dan Kabupaten Kota se-Jawa Timur turut serta mengamalkan,” katanya, Kamis (21/01/2021).

 

Dirinya mengajak kader-kader PKB di seluruh tingkatan untuk bersama-sama mengedepankan protokol kesehatan dan tidak melupakan ikhtiar batin.

 

“Urusan dlohirnya, kami patuh dan percaya sepenuhnya dengan pemerintah. Dalam urusan batiniah, berdoa kepada yang Maha Kuasa tetap harus dijalani,” terangnya.

 

Oleh karena itu, Bendahara Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur ini berpesan, agar tidak ada delegitimasi atas kebijakan pemerintah, serta juga berkomitmen atas perintah ulama NU.

 

“Jangan ada delegitimasi kebijakan pemerintah terkait penanganan Covid-19, apalagi yang berkaitan dengan vaksin. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk melaksanakan perintah para ulama NU,” ungkapnya.

 

Fuad juga menekankan pada kader PKB di Jawa Timur untuk pro aktif dalam mendukung upaya pemerintah terkait program vaksinasi.

 

“Jika ada kader PKB di Jawa Timur yang menolak vaksin, apalagi sampai koar-koar di media dan yang bersangkutan adalah anggota DPRD kami tidak segan-segan untuk memberi surat peringatan,” pungkasnya.

Iklan promosi NU Online Jatim