Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Komisi A DPRD Jatim Apresiasi Gelaran Pilkada Serentak yang Demokratis

Komisi A DPRD Jatim Apresiasi Gelaran Pilkada Serentak yang Demokratis
H Ahmad Tamim, Komisi A DPRD Jawa Timur. (Foto: NOJ/jp)
H Ahmad Tamim, Komisi A DPRD Jawa Timur. (Foto: NOJ/jp)

Surabaya, NU Online Jatim
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak usai di gelar pada Rabu (09/12/2020) lalu. Total 19 kabupaten dan kota di Jawa Timur yang ikut serta dalam kontestasi kepala daerah tahun ini. Gelaran yang merupakan wujud demokrasi Pancasila ini tidak luput dari sorotan anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, H Ahmad Tamim. Menurutnya, urgensi Pilkada merupakan proses untuk melahirkan kepemimpinan baru sesuai dengan amanah konstitusi.

 

“Pilkada adalah amanah konstitusi yang merupakan proses untuk melahirkan kepemimpinan kepala daerah baru. Maka kita harus berpartisipasi secara utuh, dan seluruh masyarakat wajib memberikan hak pilihnya secara langsung,” katanya pada Sabtu (12/12/2020).

 

Selain itu, politisi asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) ini mengungkapkan bahwa semangat Pilkada bukan hanya melahirkan kepemimpinan baru namun juga melahirkan pemimpin yang amanah dan dapat mensejahterakan masyarakat.

 

“Di samping itu Pilkada bukan hanya implementasi dari demokrasi namun melahirkan kepemimpinan yang akuntabel, amanah, representatif. Sehingga harapan demokrasi itu harus sejajar dengan lahirnya kesejahteraan dan keadilan sosial,” ujarnya.

 

Pria yang akrab disapa Gus Tamim juga memaparkan bahwa Pilkada serentak di Jawa Timur dapat diselenggarakan dengan baik atas kerja sama berbagai pihak.

 

“Alhamdulillah 19 kabupaten dan kota di Jawa Timur yang menyelenggalakan pilkada sudah terlaksana dengan demokratis. Artinya, profesional kerja dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), siap siaga dari TNI Polri, termasuk partisipasi masyarakat ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proses pelaksanaan Pilkada sendiri,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Gus Tamim berpesan kepada kepala daerah yang terpilih, bahwa visi dan misi yang diusung saat kampanye harus dapat diimplementasikan secara nyata untuk kebaikan masyarakat.

 

“Tentu visi dan misi yang diusung kepala daerah harus diterjemahkan bersama setelah pelantikan dalam bentuk rencana pembangunan daerah. Dalam upaya penerjemahan tersebut, para kepala daerah terpilih harus tetap bersinergi dengan DPRD dan eksekutif. Ini menunjukkan bahwa visi misi boleh dipaparkan dan disampaikan, namun harus tetap diterjemahkan secara aktual untuk mensejahterakan masyarakat,” lanjutnya.

 

Oleh karena itu, dirinya berharap kepala daerah terpilih dapat memajukan daerahnya dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

 

“Semoga kepala daerah yang terpilih bisa membawa kemajuan daerahnya dan amanah dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya.

PWNU Jatim