Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Memastikan Kewalian Gus Dur

Memastikan Kewalian Gus Dur
Buku  Bukti-bukti Gus Dur itu Wali
Buku  Bukti-bukti Gus Dur itu Wali

KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur terlahir dari keluarga dan garis keturunan yang baik, sehingga menjadikannya tumbuh sebagai sosok cerdas dan disegani. Selain itu, ‘gen’ ulama yang mengalir di dalam darahnya memudahkan berinteraksi dengan ulama sufi dan wali dari berbagai daerah.

 

Gus Dur layak dikategorikan sebagai waliyullah, karena semasa hidupnya tampil sebagai pribadi dengan karakter kiai yang sangat kuat, pemimpin dengan komitmen sangat tinggi untuk mengangkat derajat umat. Juga dikenal senantiasa membela hak-hak warga yang lemah (mustadl’afin) di hadapan para penguasa yang otoriter. Serta selalu berperilaku sederhana, meski memiliki banyak kesempatan untuk hidup mewah.

 

Kesaksian dalam buku ini mengindikasikan dan membuktikan bahwa Gus Dur merupakan sosok yang teramat dekat dengan rakyat, sekaligus kepada Allah SWT. Hal ini sesuai dengan sifat-sifat wali sebagaimana tertera dalam nash al-Qur’an dan al-Hadits (hal.3).

 

Soal kewalian,  Gus Dur diyakini memiliki banyak karamah, yaitu karunia Allah berupa hal-hal luar biasa yang diberikan kepada para wali karena peningkatan derajat ibadah atau sebab-sebab lain (hal.8). Karamah merupakan perkara luar biasa yang berlaku bagi ulama atau wali Allah. Mereka adalah golongan manusia yang beriman dan beramal shaleh, ikhlas dalam perkataan dan perbuatan, serta menjadikan seluruh hidup hanya untuk beribadah kepada Allah .

 

Kewalian Gus Dur khususnya dalam stigma masyarakat perkotaan, hanya dilihat dari aspek pluralisme dan demokrasi (hal. 117). Tentu saja penilaian ini masih terlalu sempit jika dilihat dari skala perjuangan Gus Dur yang universal terhadap nilai kemanusiaan. Bagi sebagian besar warga NU yang tinggal di pedesaan, nilai terbesar Gus Dur ada pada statusnya yang dianggap sebagai wali.

 

Selain itu, buku ini juga memuat perjalanan keruhanian Gus Dur yang mencerminkan karakteristik serta perilaku pribadinya sebagai hamba Allah, anggota keluarga, masyarakat, pemimpin bangsa dan sebagai tokoh yang melindungi masyarakat. Termasuk berbagai pendapat dan kesaksian orang dekat Gus Dur tentang kewalian. Meski demikian, ada juga pendapat yang tidak mengultuskan sebagai wali.

 

Sebagai antologi, buku ini bukan hanya mampu memotret pergaulan lintas kultural yang dimiliki Gus Dur, melainkan juga lintas ‘alam’. Juga menggelitik dan membuat penasaran, seperti menghadirkan kembali Gus Dur dalam kekinian. Keberadaannya layak disejajarkan dengan buku manakib auliya yang mengabadikan sosok panutan, menembus ruang dan meniti sejarah.

       

Buku ini sangatlah layak dibaca oleh siapa pun, utamanya Nahdliyin. Karena bisa dijadikan bahan referensi bagi pembaca yang merindukan sosok dan ingin menikmati khazanah kehidupan Gus Dur, sang guru bangsa.

 

Data Buku:

Judul: Bukti-bukti Gus Dur itu Wali

Penulis: Achmad Mukafi Niam dan Syaifullah Amin

Penerbit: ReneBook

Cetakan: I, Januari 2014

Tebal: XXVIII + 224 halaman

ISBN: 978-602-1201-03-9

Peresensi: A. Habiburrahman, Ketua MDS Rijalul Ansor Bluto dan alumnus Pondok Pesantren Annuqayah Sumenep.

PWNU Jatim