Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Resmikan Masjid Tertua di Mojokerto, Ini Harapan Gubernur Jatim

Resmikan Masjid Tertua di Mojokerto, Ini Harapan Gubernur Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Masjid Al Fattah Mojokerto, Ahad (08/11/2020). (Foto: NOJ/ Ahmad Rofi'i).
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Masjid Al Fattah Mojokerto, Ahad (08/11/2020). (Foto: NOJ/ Ahmad Rofi'i).

Mojokerto, NU Online Jatim

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri peresmian Masjid Agung Al Fattah Kota Mojokerto, Ahad (08/11/2020). Peresmian ini dilaksanakan setelah renovasi masjid tersebut sejak tahun 2015 dinyatakan selesai pada tahun 2020 ini.

 

Masjid ini dibangun pada masa kolonial Belanda tahun 1877 lalu. Di dalam masjid yang berusia 143 tahun ini berarsitektur Majapahit dengan perpaduan ala Timur Tengah.

 

Khofifah berharap Masjid yang sudah diresmikan tersebut kedepannya akan memberi dampak bagi kemakmuran masyarakat. "Semoga dengan peresmian masjid Al-Fattah ini, meluruskan sikap masyarakatnya, bisa memakmurkan masyarakatnya dan semoga selalu dibukakan pintu kebaikan oleh Allah serta selalu diberikan keberkahan rezeki dan kesehatan," harap Khofifah.

 

Selain peresmian masjid, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Khotmil Qur’an dan Tahlil Kubro juga dilaksanakan dalam rangkaian acara tersebut. Serta doa bersama dua tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto.

 

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan, momentun memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW memang dilaksanakan ditengah Pandemi Covid-19. Maka diharapkan kondisi ini bisa menjadi refleksi bersama bahwa sedang ada ujian dari Allah SWT. “Mari kita senantiasa berdoa agar warga Mojokerto diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi pandemi untuk menjadi warga yang tangguh lahir dan batin,” ujarnya. 

 


 

 Menurutnya, kegiatan yang sudah dilaksanakan bukan sekedar untuk memperkuat silaturahim. Tetapi juga sebagai upaya batin memohon kepada Allah agar masa kepemimpinannya diberi keberkahan. “Bagaimanapun kita harus meningkatkan tali persaudaran yang dilandasi akidah dan iman agar nantinya kita bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Mojokerto. Semoga di dua tahun kepemimpinan kami ini mendapatkan keberkahan dari Allah," tutup Ning Ita. 

 

Editor: Romza

PWNU Jatim