Syaikhana Kholil Tak Sanggup Khatamkan Kitab Jurumiyah

Syaikhana Kholil Tak Sanggup Khatamkan Kitab Jurumiyah
Maha guru kiai Nusantara, Syaikaha Cholil Bangkalan. (Foto: NOJ/Dtk)
Maha guru kiai Nusantara, Syaikaha Cholil Bangkalan. (Foto: NOJ/Dtk)

Keberadaan Syaikhana Kholil demikian sentral baru tersebarnya santri kenamaan di Tanah Air. Dikenal memiliki keahlian yang paripurna dalam khazanah keilmuan Islam. Karena dikenal sebagai ahli fikih, hadits, tafsir, hingga sebagai mursyid thariqah dan hafidz Qur’an lengkap dengan qiraah sab’ahnya.

 

Namun dalam sebuah cerita yang berkembang, bahwa maha guru para kiai Tanah Jawa tersebut memiliki sifat tawadlu yang demikian tinggi. Kendati banyak kiai terkenal berguru kepadanya, namun bukan berarti menganggap diri paling tahu.

 

Konon, syaikhana tidak pernah khatam ketika mengajar Kitab Jurumiah. Masalahnya, setiap kali sampai pada bab ‘La’ atau babu ‘La’ yang seharusnya dibaca: ‘Babu la, i’lam..’ Ternyata Syaikhana membacanya menjadi: ‘Babu la a’lam..’ yang akhirnya memiliki makna: Bab aku tidak tahu. Setelah itu Syaikhana pasti akan menutup kitabnya lantas berkata:  ‘Iyut.. Halil lakar lok taoh pa-apah..’ ( Ya, Halil memang tidak tahu apa-apa). Beliau kemudian menutup majlis lalu pulang ke kediaman. 

 

Kepada maha guru kiai Nusantara, terkhusus Syaikhana Kholil Bangkalan, alfatihah.

Iklan Medsos