• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Tapal Kuda

10 Langkah Memulai Bisnis ala Dosen ITSNU Pasuruan

10 Langkah Memulai Bisnis ala Dosen ITSNU Pasuruan
Firda Hariyanti saat menjadi pembicara di kegiatan Jalur Motivasi Bisnis tahun 2022 Program Youth Enterpreneurship And Employment Support Services (YESS) (Foto: NOJ/ Makhfud)
Firda Hariyanti saat menjadi pembicara di kegiatan Jalur Motivasi Bisnis tahun 2022 Program Youth Enterpreneurship And Employment Support Services (YESS) (Foto: NOJ/ Makhfud)

Pasuruan, NU Online Jatim

Dosen Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Firda Hariyanti menjelaskan, ada sepuluh langkah dalam menemukan, menguji, dan memasarkan sebuah ide bisnis.


"Ada lima cara mencari dan menemukan ide bisnis. Kunci yang paling utama adalah menciptakan situasi dan kondisi yang nyaman dan rileks. Dari situ, ide lebih mudah muncul," katanya kepada NU Online Jatim, Sabtu (17/09/2022).


Selain itu, lanjutnya, dapat melakukan hal-hal yang disukai seperti hobi atau hal-hal yang sedang ditekuni saat ini. Pasalnya, banyak orang yang meraup banyak keuntungan dengan hobi.


"Kemudian membangun relasi untuk belajar berbagai pengalaman orang lain. Selanjutnya melakukan riset trend bisnis di media sosial dan riset secara langsung ke masyarakat," tuturnya.


Sedangkan cara menguji ide bisnis, menurutnya, dapat dilakukan dengan analisis SWOT. Yakni Strenght (Kekuatan), Weekness (Kelemahan), Oppurtunity (Peluang), dan Treat (Ancaman).


"Dalam mengalisis SWOT perlu kejujuran dan benar-benar harus memahami ide bisnis yang akan direalisasikan. Untuk kekuatan dan kelemahan cara analisisnya bersifat internal. Untuk peluang dan ancaman bersifat eksternal," ujar perempuan asal Pulau Madura itu.


Adapun cara memasarkan ide bisnis, Firda menyarankan menggunakan Empat P (Promotion, Product, Place, and Price). Promosi harus efektif. Produk harus berkualitas, bervariasi, dan kemasannya bagus. 


Untuk tempat (Place), upayakan yang strategis, nyaman, dan mudah dalam melakukan distribusi penyaluran produk. Terkahir, terkait price atau harga. Bisa menarik konsumen dengan memberi diskon di awal pembukaan dan syarat-syarat pembayaran yant bervariasi dan terjangkau.


"Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Selama kita masih memiliki kemauan untuk sukses, maka jangan sia-siakan peluang yang ada. Karena di jaman digitalisasi saat ini, sukses dan keberhasilan itu terbuka untuk semua kalangan,” tandasnya.


Untuk diketahui, Firda dan beberapa dosen ITSNU dipercaya menjadi pembicara tetap dalam kegiatan Jalur Motivasi Bisnis tahun 2022 Program Youth Enterpreneurship And Employment Support Services (YESS) oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru