• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Tapal Kuda

Asyura, Ansor di Pasuruan dan Elemen NU di Sumenep Santuni Yatim

Asyura, Ansor di Pasuruan dan Elemen NU di Sumenep Santuni Yatim
Santunan anak yatim oleh PAC GP Ansor Lumbang, Pasuruan saat momen Asyura. (Foto: NOJ/ Rahma Salsabila)
Santunan anak yatim oleh PAC GP Ansor Lumbang, Pasuruan saat momen Asyura. (Foto: NOJ/ Rahma Salsabila)

Pasuruan, NU Online Jatim
Pada momentum hari Asyura atau 10 Muharram 1444 Hijriyah sejumlah elemen secara serentak menyantuni anak yatim. Sebagaimana yang dilakukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Serbaguna (Banser) Lumbang, Pasuruan, Ahad (07/08/2022).


Kegiatan yang dipusatkan di Madrasah Diniyah Roudhotul Ulum Desa Bulukandang Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan tersebut menyasar 8 anak yatim. Adapun santunan yang diberikan berupa bahan pokok dan sejumlah uang.


"Pulau Jawa ini memang tanah yang sacral dan banyak tradisi yang kita punya. Pada 10 Muharram ini kita terbiasa menyantuni anak yatim, mengkonsumsi makanan enak, berpakaian yang bagus, dan lain sebagainya," jelas Purnawirawan selaku Ketua PAC GP Ansor Lumbang.


Di samping itu, ia menyebutkan hal unik lainnya yang menjadi tradisi masyarakat Jawa. Yaitu memberi uang belanja kepada istri lebih banyak dari hari biasanya. Hal ini dilakukan karena diyakini dapat membawa keberkahan rezeki pada bulan-bulan berikutnya.


"Pada bulan Muharram ini Tuhan membuka luas rahmat-Nya, sehingga manusia dianjurkan untuk berlomba-lomba memperoleh rahmat itu. Tapi yang terpenting, hendaknya kita berusaha membuat orang lain bahagia agar kita mendapat keberkahan," ucapnya.


Santunan Kolaboratif di Sumenep
Sementara di Sumenep, Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU) Hubburrosul Dusun Kacangan, Desa Pakamban Laok, Pragaan melakukan giat serupa berkolaborasi dengan elemen NU lainnya. Sedikitnya 9 anak yatim menjadi sasaran dari santunan ini.


Lora Fatihul Abror selaku ketua panitia menjelaskan, santunan yatim diberikan oleh beberapa partisipan secara bergantian. Di antaranya, Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pragaan yang menyantuni Rp50 ribu per orang.


Selain itu, ada LAZISNU Ranting NU Pakamban Laok Rp75 ribu per orang, PARNU Rp100 ribu, Pimpinan Ranting (PR) Muslimat NU Rp150 ribu, PR Fatayat NU Rp50 ribu, dan Kepala Desa Pakamban Laok Muhlisin Rp100 ribu.


“Ada pula bingkisan dari PR GP Ansor dan KKN Instika, serta susu dari Halal Network International (HNI). Alhamdulillah, ada juga 5 warga yang ikut berpartisipasi pada malam ini dengan memberikan santunan tunai," imbuhnya.


Rais Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pakamban Laok Kiai Abd Warits Anwar mengapresiasi giat kolaboratif tersebut. Karena kegiatan ini merupakan yang pertama kali yang dihelat oleh PARNU di desa ini.


"Malam ini, seluruh elemen di PRNU, banom NU, dan masyarakat bersatu padu guna mensukseskan acara tahunan ini. Kami yakin menuju 1 abad NU, anak ranting dan ranting sebagai ujung tombak NU, siap menyemarakkan dengan berbagai selebrasi syukur dan kegiatan sosial kemasyarakatan," ungkapnya.


Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu berterima kasih pada semua pihak yang mendukung. Termasuk peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integratif Posko 24 Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk yang turut mensukseskan kegiatan ini.


​​​​​​​“Bagi saya kegiatan ini menjadi saksi pengurus NU dan masyarakat sangat memuliakan anak yatim. Mudah-mudahan sejalan dengan ridha Allah dan bisa dipetik di akhirat nanti," tandasnya.


Tapal Kuda Terbaru