• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 10 Agustus 2022

Tapal Kuda

Bupati dan Suami Ditangkap KPK, Ketua NU Probolinggo Prihatin

Bupati dan Suami Ditangkap KPK, Ketua NU Probolinggo Prihatin
Puput Tantriana Sari, Bupati Probolinggo ditangkap KPK. (Foto: NOJ/Pemkab Prob)
Puput Tantriana Sari, Bupati Probolinggo ditangkap KPK. (Foto: NOJ/Pemkab Prob)

Surabaya, NU Online Jatim

Kabar menggemparkan beredar di kawasan Probolinggo. Betapa tidak, bupati setempat, Puput Tantriana Sari dan anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, H Hasan Aminuddin ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya merupakan suami istri. 

 

“Atas beredarnya berita ini, kami sangat prihatin,” kata Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo, KH Abdul Hamid, Senin (30/08/2021).

 

Disampaikannya bahwa selama ini, pribadi bupati dan suami dikenal baik. Hal tersebut dibuktikan dengan dukungan atas berbagai kegiatan yang digelar masyarakat, termasuk ormas keagamaan seperti NU.

 

“Sosok bupati dan suami selama ini kami kenal baik,” terangnya.

 

Namun demikian, dirinya tetap mendukung upaya pemberantasan korupsi yang menggerogoti negeri, termasuk di Kabupaten Probolinggo.

 

“Berikutnya kita pasrahkan penanganan kasus ini kepada penegak hukum yakni penyidik,” ungkapnya. 

 

KH Abdul Hamid juga meminta semua pihak menghargai praduga tidak bersalah dan masyarakat diminta tenang.

 

"Ya, pasrahkan saja kepada penegak hukum dan masyarakat hendaknya tetap tenang," pintanya.

 

Seperti diwartakan Kumparannews, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Probolinggo. Ada dua orang pejabat yang ditangkap KPK, yakni Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan seorang Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Hasan Aminuddin. Keduanya merupakan suami istri.

 

Puput Tantriana telah menjabat sebagai Bupati Probolinggo sejak 2013. Saat ini, dia menjabat di periode kedua yakni 2018-2023. Sementara, Hasan merupakan politikus yang saat ini menempati posisi di DPR RI. Sebelum melangkah ke Senayan, Hasan merupakan Bupati Probolinggo dua periode. Posisinya digantikan oleh istrinya.

 

Keduanya ditangkap karena diduga terlibat dengan kasus suap. Belum diketahui perkara suap tersebut terkait apa. Belum diketahui peran keduanya terkait perkara ini. Hingga saat ini, keduanya masih dalam status terperiksa.

 

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan adanya OTT ini. Meski demikian, dia belum merinci lebih lanjut.

 

"Sementara dapat saya sampaikan bahwa benar KPK telah melakukan giat penangkapan, selanjutnya nanti akan kami release," ucap Ghufron.
 

 

Plt juru bicara Ali Fikri juga sudah membenarkan OTT tersebut. Dia menyampaikan, informasi terkait OTT itu akan disampaikan dalam waktu dekat.

 

"Mengenai kasus selengkapnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan. Tim masih bekerja, dan perkembangannya nanti kami pastikan akan kami sampaikan lebih lanjut," pungkas dia.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru