• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Tapal Kuda

Cerita Miftakhul Karimah, Santri Bayt Al-Hikmah Pasuruan Lolos SNMPTN

Cerita Miftakhul Karimah, Santri Bayt Al-Hikmah Pasuruan Lolos SNMPTN
Mita saat menerima penghargaan juara lomba Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) tingkat kota tahun 2020. (Foto: NOJ/ Diana Putri Maulida).
Mita saat menerima penghargaan juara lomba Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) tingkat kota tahun 2020. (Foto: NOJ/ Diana Putri Maulida).

Pasuruan, NU Online Jatim

Kabar membanggakan kembali datang dari santri Pondok Pesantren (Ponpes) Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan. Miftakhul Karimah, salah satu santri di pesantren tersebut dinyatakan lolos jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan melampirkan sertifikat tahfidz 30 juz Al-Qur'an.


Mita, sapaan akrabnya mengisahkan, dirinya melampirkan sertifikat tersebut berdasarkan rekomendasi dari lembaga bimbingan belajar yang bekerja sama dengan Pesantren Bayt Al-Hikmah.


Selain itu, ia juga menyertakan sertifikat Juara 1 Musabaqah Fahmil Qur'an (MFQ) tingkat Kota Pasuruan serta Juara 3 Musabaqah Hifdzil Hadist tingkat Provinsi Jawa Timur.


"Di ITS nggak ada jalur khusus tahfidz, adanya SNMPTN, SBMPTN. Kalau SNM melampirkan serifikat tahfidz, nanti diminta mengisi link lagi buat dites tahfidznya itu. Jadi kayak SNMPTN plus-plus," tuturnya.


Santri 18 tahun tersebut menjelaskan bahwa tes tahfidz dilaksanakan menggunakan Video Call Whatsapp. Para pendaftar yang melampirkan sertifikat tahfidz akan dikumpulkan dalam satu grup yang sama untuk diinfokan lebih lanjut mengenai jadwal tesnya.


"Tesnya tanggal 6 sampai 7 Maret kemarin, sehari ada tiga orang. Pertanyaannya benar-benar di luar ekspektasi. Awal itu ditanya juz 1 lembar keempat pojok kiri, aku kira maksudnya itu pojok kiri yang bawah. Ternyata bacanya mulai atas, terus aku bacakan ayatnya," ungkapnya kepada NU Online Jatim, Jumat (22/04/2022).


Sertifikat tahfidz, kata Mita, didapatkannya dari Kementerian Agama (Kemenag) kota setempat. Tes tetap dilangsungkan di Pesantren Bayt Al-Hikmah dengan para pengujinya merupakan ustadz dan ustadzah yang mengampu program tahfidzul Qur'an di pesantren tersebut.


"Kalau sebelumnya kan santri yang datang ke Kemenag buat tes. Tapi karena tambah tahun tambah banyak anak tahfidznya, jadi tesnya dilaksanakan di pondok. Tanda tangan sertifikatnya tetap dari Kemenag karena pondok sudah kerja sama," katanya.


​​​​​​​Mita mengaku sangat terkejut dengan hasil pengumuman SNMPTN. Karena tahun ini, kuota Program Studi (Prodi) yang dipilihnya hanya disediakan untuk puluhan peserta. Ditambah lagi, prodi Teknik Kimia ITS merupakan rekomendasi dari kakak kandungnya.


"Aku konsultasi sama mbak, terus disarankan buat nyoba ambil ITS. Pertama pesimis karena ITS hanya menerima 44, tapi bismillah tetap dicoba. Alhamdulillah lolos," imbuh Mita.


Beberapa alasan yang menjadikan Mita memutuskan memilih prodi tersebut, karena sejak awal, dirinya kurang tertarik di bidang kesehatan dan lebih menyukai pelajaran yang berkaitan dengan hitungan. Teknik dipilihnya sebab dia ingin ilmu yang dipelajari dapat lebih teraplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.


"Intinya jangan pernah patah semangat meraih cita-cita, yang penting terus berusaha, berdoa, dan bertawakkal sama Allah. Karena apa pun yang ditakdirkan pasti yang terbaik," pesannya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru