• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 2 Oktober 2022

Tapal Kuda

Vaksinasi Booster PCNU Pasuruan Disambut Gembira Warga

Vaksinasi Booster PCNU Pasuruan Disambut Gembira Warga
Pelaksanaan vaksinasi di Kota Pasuruan sebagai tindak lanjut program PBNU "1 Juta Vaksinasi Booster". (Foto: NOJ/ Diana Putri Maulida).
Pelaksanaan vaksinasi di Kota Pasuruan sebagai tindak lanjut program PBNU "1 Juta Vaksinasi Booster". (Foto: NOJ/ Diana Putri Maulida).

Pasuruan, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan bersama Kepolisian Resor Kota (Polres) dan Kementerian Agama (Kemenag) kota setempat menggelar vaksinasi booster massal sejak Kamis hingga Sabtu (21-23/04/2022).  Kegiatan yang merupakan tindak lanjut dari program Pengurus Besar Nahdlatul Uama (PBNU) yakni "1 juta Vaksinasi Booster" ini disambut gembira warga.


Pelaksanaan hari pertama dipusatkan di Pondok Pesantren (PP) Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan. Kegiatan tersebut menyasar 250 warga Kota Pasuruan dari berbagai kalangan.


Aulia Masrurin selaku Kepala Klinik Pesantren Bayt Al-Hikmah mengatakan, peserta terdiri dari pelajar, mahasiswa, serta anak-anak magang.


"Tidak terlalu banyak karena sudah disisir di tanggal 13 April lalu saat ada Menag kunjungan ke sini. Kemarin itu sebanyak 1700 yang divaksin, mulai dari tokoh masyarakat NU, Muhammadiyah, LDII, komunitas Konghuchu, tukang becak, sopir angkot, pedagang. Sebanyak 1500 adalah vaksin booster," kata Aulia kepada NU Online Jatim, Jumat (22/04/2022).


Koordinator pelaksanaan program vaksinasi di hari pertama itu mengatakan, peserta hanya diminta untuk menunjukkan identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai persyaratan. Kegiatan diselesaikan dalam kurun waktu kurang dari tiga jam dan peserta diwajibkan untuk tidak abai protokol kesehatan.


"Jadi, selesai divaksin, semua dapat sertifikat dan kartu vaksin. Prosesnya cepat. Tim kesehatan dari Dokpol Polres. Bahkan teleconference PBNU belum selesai, kegiatannya sudah selesai karena kita mulai sebelum teleconference itu sendiri," tambahnya.


Aulia mengaku banyak pihak yang terlibat aktif menyukseskan program tersebut. Bukan hanya tenaga kesehatan, tokoh-tokoh masyarakat juga menjadi garda terdepan mengawal warga Pasuruan untuk turut berpartisipasi.


"Banyak pihak yang terlibat, dan saya rasa kegiatan ini dikawal penuh oleh tokoh masyarakat. Mereka mengimbau masyarakat untuk sadar tentang kebutuhan vaksin. Bahkan kemarin Gus Yaqut (Menteri Agama), Kiai Idris, dan dzurriyyah-dzurriyahnya juga ikut divaksin. Ini sebagai tuntunan jadi bukan hanya tontonan," terang Aulia.


Ia menambahkan, Ketua PCNU Kota Pasuruan Muhammad Nailurrochman (Gus Amak) pun turut mengimbau Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk menggelar vaksin keliling. Pelaksanaannya di masjid-masjid untuk warga setiap selesai shalat tarawih.


"Yang mengimbau dau menggagas dari PCNU, tapi yang melaksanakan UPT Puskesmas dari masing-masing kecamatan setiap habis tarawih sampai pukul 10 malam, keliling ke masjid-masjid," tandasnya.


Aulia berharap, program tersebut menjadikan masyarakat semakin sadar untuk membentuk herd immunity di Kota Pasuruan. Apalagi, menurutnya, selama Ramadhan ini cukup sering diadakan kegiatan sosial dan keagamaan yang membawa massa banyak serta menjadikan mobilisasi tinggi.


"Saya mendapat data dari sekretaris PCNU Kota Pasuruan itu targetnya 80 persen Nahdliyin di sini sudah tervaksinasi. Sisanya itu mereka yang belum lolos screening kesehatan, jadi belum bisa divaksin," pungkasnya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru