• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 23 Januari 2022

Tapal Kuda

Doa Ibu Terkabul, Pemuda di Lumajang Ini Masuk Islam

Doa Ibu Terkabul, Pemuda di Lumajang Ini Masuk Islam
Rendi (kiri) saat membacakan kalimat syahadat. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif).
Rendi (kiri) saat membacakan kalimat syahadat. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif).

Lumajang, NU Online Jatim

Rendi Bilino Bastian, pemuda berumur 25 tahun dengan tanpa paksaan mengikrarkan dua kalimat syahadat usai pelaksanaan shalat Jumat di Masjid Agung KH Anas Mahfudz Lumajang pada Jumat, (26/11/2021).

 

Ikrar syahadat yang dibimbing langsung Wakil Syuriah NU Lumajang, KH. Ahmad Qusyairi ini berlangsung khidmat dengan disaksikan Bupati Lumajang H Thoriqul Haq, Ketua NU Lumajang H Jamal, serta beberapa ta'mir masjid agung dan puluhan jamaah.

 

Marya, Ibunda Rendi yang hadir ditemani Fauzan suaminya mengaku bahagia. Pasalnya doa yang selama ini dipanjatkan agar kedua anaknya bisa menyusulnya memeluk agama Islam akhirnya dikabulkan Allah.

 

"Putra saya dua mas, alhamdulillah yang satu sudah mendapat hidayah. Ini semua tidak ada paksaan, saya hanya berdoa kepada Allah. Tiba-tiba saja anak saya Rendi ini bilang kalau ingin masuk Islam," ungkap Marya diiringi isak tangis haru saat diwawancarai NU Online Jatim usai proses ikrar syahadat.

 

Dirinya yang sudah memeluk Islam 8 tahun lalu ini berharap anaknya yang lain bisa menyusul menjadi Muslim. Dan pelan-pelan dia suaminya akan membimbing Rendi melaksanakan ibadah.

 

"Nanti abinya juga yang membimbing, pelan-pelan nanti biar tidak tertekan, jadi nanti sedikit demi sedikit terbangun agar tidak terkesan Islam itu otoriter, terima kasih semuanya atas doanya," pungkasnya.

 

 

Usai Ikrar Syahadat, Rendi juga menerima sertifikat keislamannya juga santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU). Bupati Lumajang juga menambahkan nama Rendi ini dengan nama Muhammad, sehingga menjadi Muhammad Rendi Bilino Sebastian.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru