• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 5 Juli 2022

Tapal Kuda

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diminta Tetap Waspada

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diminta Tetap Waspada
Gunung Semeru di Lumajang kembali erupsi susulan. (Foto: NOJ/ Pransiska Anggraeni)
Gunung Semeru di Lumajang kembali erupsi susulan. (Foto: NOJ/ Pransiska Anggraeni)

Lumajang, NU Online Jatim

Gunung Semeru kembali mengeluarkan abu vulkanik. Untuk itu, warga diimbau untuk tetap waspada dan meninggalkan segala aktivitasnya. Sejumlah warga juga diimbau untuk segera kembali ke posko pengungsian yang terpusat di Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.


Anggota Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) asal Malang, Hariati Hapija yang ditugaskan di posko SDN Sumberurip 2, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang mengungkapkan situasi dan kondisi pada saat erupsi susulan melanda Lumajang.


"Semburan abu panas vulkanik terjadi pada hari Senin, (03/01/2022) pukul 12.25 WIB. Pusaran gunung dan langit nampak gelap akibat tertutup awan yang bercampur semburat abu vulkanik," katanya saat ditemui NU Online Jatim, Selasa (04/01/2022).


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkapkan, intensitas semburan abu vulkanik tercatat kurang lebih 200 meter di atas pusaran gunung. Berikutnya luapan awan panas berguguran dengan intensitas tebal menuju Lumajang bagian tenggara.


Aktifitas Gunung Semeru setinggi kurang lebih 3.976 itu terekam di seismogram dengan aplitudo maksimal 25 mm dengan durasi 1.260 detik.


Dengan demikian, PVMBG merekomendasikan aktivitas di Lumajang saat ini menjadi level siaga III. Menyadari hal itu, masyarakat berbondong-bondong untuk segera mengungsi di tempat yang lebih aman.


Dituturkan, bahwa saat erupsi terjadi sejumlah warga nampak panik. Akan tetapi semua dapat teratasi dengan cepat berkat bantuan tim satuan keamanan tanggap bencana serta sejumlah relawan yang memberikan arahan kepada warga untuk bermukim di posko yang berada di Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo.


“Alhamdulillah, berkat arahan para relawan tanggap bencana warga yang sempat panik berangsur membaik,” ungkapnya.


Pihaknya mengaku, telah memperketat keamanan guna keselamatan warga sekitar, khususnya warga yang bermukim di radius 13 hingga 17 kilometer dari puncak Gunung Semeru dan sungai lembah hulu aliran lahar dingin yang berpotensi banjir susulan dengan keluarnya lontaran batu (pijar).
 


Diketahui, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kendati demikian, warga diimbau untuk tetap siaga dan waspada.


Tapal Kuda Terbaru