• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 23 April 2024

Tapal Kuda

Gus Amak Jelaskan Pendekatan Dakwah Wali Songo

Gus Amak Jelaskan Pendekatan Dakwah Wali Songo
Dauroh muslim milenial Lakpesdam NU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokh Faisol)
Dauroh muslim milenial Lakpesdam NU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokh Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan, Gus H M Nailurohman mengatakan, pendekatan yang dilakukan oleh wali songo untuk menyebarkan agama Islam adalah melalui berdagang.


"Dengan berdagang mereka akan diterima oleh masyarakat sekaligus bisa mengetahui perilaku masyarakat setempat," ujarnya dalam acara Dauroh Muslim Milenial Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) di Aula PCNU Kota Pasuruan, Selasa (02/04/2024).


Menurutnya, mereka berdakwah hingga ke tingkat lapisan masyarakat paling bawah (waisya dan sudra) saat itu. Masyarakat diajari tentang nilai-nilai Islam, perbedaan antara pandangan hidup Islam dengan yang lainnya, dan menanamkan dasar-dasar Islam.


"Lagi-lagi, itu merupakan hasil dari kecanggihan dan kejeniusan dakwah wali songo," terangnya.


Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Jawa Timur menerangkan, para wali songo juga melakukan pendekatan kultural. Ia menyebut, budaya adalah sesuatu yang sudah mendarah daging di masyarakat. Jika tidak maka akan langsung ditolak oleh masyarakat.


"Solusinya, keduanya melakukan akulturasi budaya yakni dengan memasukkan ajaran agama Islam di dalamnya," ungkapnya.


Gus Amak menjelaskan, perkembangan Islam di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari dakwah yang dilakukan oleh wali songo yang sukses mengislamkan nusantara dengan cara-cara damai. Dakwah wali songo adalah dakwah yang paling sukses karena mampu mengislamkan masyarakat Jawa.


“Yang tidak kalah menarik, perubahan masyarakat jawa dari agama sebelumnya Hindu, Budha, Kapitayan, dan lainnya sudah menjadi muslim," jelasnya.


Disadari atau tidak, dakwah merupakan kunci utama untuk memperkenalkan Islam kepada mereka yang belum tahu. Berhasil atau tidaknya dakwah sangat dipengaruhi oleh orang yang melakukan dakwah itu sendiri. 


"Diakui atau tidak, itulah dakwah yang sangat gemilang. Dari situ, umat Islam kini bisa saja mencontoh atau meneladani apa yang telah dikerjakan oleh wali songo," tutupnya.


Tapal Kuda Terbaru