• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Tapal Kuda

Gus Amak Sampaikan 5 Pedoman Pengurus NU menurut KH Ali Maksum

Gus Amak Sampaikan 5 Pedoman Pengurus NU menurut KH Ali Maksum
Ketua PCNU Kota Pasuruan, Gus HM Nailur Rochman. (Foto: NOJ/ Mokh Faisol)
Ketua PCNU Kota Pasuruan, Gus HM Nailur Rochman. (Foto: NOJ/ Mokh Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan Gus HM Nailur Rochman (Gus Amak) mengatakan bahwa menjadi pengurus NU tidaklah mudah. Oleh karena itu, setiap pengurus hendaknya berpedoman pada lima pesan KH Ali Maksum.

 

"Pesan pertama yakni asyiqoh bin Nahdlatul Ulama, yaitu yakin dan percaya diri bahwa NU itu adalah jalan yang akan membimbing kita menuju keselamatan dunia akhirat," ujarnya saat sambutan pada konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Purworejo, Kota Pasuruan, Sabtu (09/11/2023).

 

Kedua, adalah almarifah wal istiqomah, yaitu memahami dan meyakini ajaran Nahdlatul Ulama. Dengan demikian akan muncul keyakinan, karena ilmu akan mengantarkan pada keyakinan.

 

Ketiga, adalah mengamalkan dan mempercayai amaliyah NU merupakan suatu kebenaran. “Jika kita sudah mempelajari tugas kita, maka hendaknya mengamalkan apa yang menjadi ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, dan itulah cara menjadi pengurus yang benar-benar mengurusi NU,” terangnya.

 

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MSDRA) Jatim itu menambahkan, yang keempat ialah pengurus NU harus punya semangat juang yang tinggi, karena NU tempatnya orang-orang yang mau berjuang.

 

Kelima, menjadi pengurus NU hendaknya sabar dalam perjalanan dan perjuangannya di NU. Mengingat, orang yang tidak sabar akan mudah terkecoh dan tersesat. “Karena banyak sekali hal-hal yang bisa merusak niat kita itu banyak, apalagi di momen-momen seperti sekarang ini,” tuturnya.

 

"Di tahun politik seperti ini banyak yang bisa merusak niat kita, makanya harus sabar. Kalau kita berharap tidak ada tantangan, tidak ada godaan, itu mustahil karena semuanya ada godaannya," imbuh Gus Amak.

 

Dirinya menyebutkan, pedoman yang disampaikan KH Ali Maksum tersebut sebisa mungkin dijalankan. Sebab, hal itu bagian dari bimbingan para ulama dalam menjalani Amanah sebagai pengurus NU.

 

“Merekalah yang akan membimbing kita untuk menuju keselamatan dunia akhirat. Untuk mencapai tujuan dunia akhirat kita harus mengetahui siapa pembimbing kita," tandasnya.


Tapal Kuda Terbaru